Hadapi Kekeringan Trenggalek, Gus Ipin Siapkan Sawah Hemat Air

Rudy Hartono - 15 April 2026
Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin dan istri yang juga anggota DPR RI Novita Hardini di halal bihalal DPD PDI Perjuangan Jatim. (foto : hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin menyiapkan berbagai langkah strategis menghadapi potensi kekeringan di wilayahnya.

Hal tersebut merespons prediksi BMKG terkait musim kemarau di Jatim yang diprakirakan lebih panjang dan kering dibanding tahun sebelumnya. Dimana awal kemarau terjadi Maret-Juni, dan puncaknya pada Agustus 2026.

Dan berdasarkan pengalaman tahun 2024, kekeringan di Trenggalek terjadi hampir merata di 13 dari 14 kecamatan. “Kita mengantisipasi adanya kekeringan di tahun ini yang menurut prediksi BMKG akan begitu sangat parah,” ucapnya, Minggu (12/4/2026).

Untuk itu fokus utamanya adalah ketahanan pangan. Sesuai perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Trenggalek itu mulai menggalakan makanan pendamping beras.

Makanan Pendamping Beras

Salah satunya, yakni pengembangan sawah hemat air untuk menjaga produktivitas pertanian meski di tengah kelangkaan air.

“Kita DPC bekerja untuk memastikan bahwa ketahanan pangan seperti yang disampaikan oleh Bu Ketua Umum dengan makanan pendamping beras dan lain sebagainya itu bisa dilaksanakan,” tuturnya.

Tak hanya itu, saat ini juga sedang dilakukan pembuatan prototipe mesin penangkap embun yang diproyeksikan sebagai sumber air alternatif saat kekeringan tiba.

Dari hal tersebut, diharapkan mampu mengurangi dampak fenomena kekeringan 2026 secara signifikan. Ditambah dengan kolaborasi lintas sektor dan aksi nyata di lapangan yang terus dimaksimalkan.

“Kita, baik melalui pemerintah daerah maupun melalui partai, semoga bisa mengurangi dampak dari fenomena kekeringan yang nanti mungkin akan terjadi di tahun ini,” tandasnya. (hk/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.