Kolaboratif di Puncak Peringatan HDI 2021

Yovie Wicaksono - 13 December 2021
Penampilan Angklung dari ABeKa dalam puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) di GOR Ken Arok, Malang, Minggu (12/12/2021). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Malang – Lingkar Sosial Indonesia (Linksos) dengan didukung berbagai organisasi disabilitas, pemerintah, pelaku usaha, kelompok sipil hingga media massa, menggelar puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) di GOR Ken Arok, Malang, Minggu (12/12/2021).

Berbagai penampilan yang melibatkan peran aktif disabilitas dihadirkan, mulai dari Tari Semut dan Puisi Nova yang dibawakan ABeKa, fashion show dari Omah Difabel, Gerkatin dan Lentera Kasih, musik tungkir dari Blitar, hingga menampilkan berbagai produk UMKM.

Tak hanya itu, dalam acara tersebut juga diluncurkan sebuah buku berjudul “Menjawab (?)” hasil kolaborasi Super Radio dan Linksos, serta mendapat dukungan dari  NLR dan Kementerian Kesehatan yang mengisahkan Tim Khusus Pendaki yang terdiri dari 8 ragam penyandang disabilitas beserta pendampingnya sebagai salah satu upaya menyuarakan kesetaraan dan melawan diskriminasi terhadap disabilitas ataupun orang yang pernah mengalami kusta.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur (Kadinsos Jatim) Alwi, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut serta dalam upaya peningkatan kemampuan disabilitas melalui acara tersebut. Hal ini juga sebagai wujud partisipasi kepedulian terhadap disabilitas.

“Siapapun dan dalam kondisi apapun dia, konstitusi telah mengamanatkan untuk peningkatan SDM, serta pemenuhan hak-hak. Terutama hak-hak dasar yang dimiliki oleh mereka,” ujarnya.

“Kita harus mengambil bagian, jika belum ayo mulai dari sekarang, sehingga kedepannya kawan-kawan difabel bisa menikmati apa yang kita nikmati dan merasakan apa yang kita rasakan,” sambung Alwi.

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko menambahkan, saat ini pihaknya tengah membahas Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas yang akan memberikan hak dan kewajiban bagi para disabilitas.

“Ini kesungguhan dan keseriusan kami. Sehingga, roadmap yang akan dilaksanakan semakin pasti ada legalitas hukum. Dengan semangat itu dan membangun kebersamaan. Kita kawal Perda Disabilitas agar segera disahkan,” katanya.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, perayaan HDI kali ini menghadirkan Inclusive Award 2021. Yakni, penghargaan dari Linksos kepada orang-orang yang memiliki integritas dalam upaya penghormatan, pelindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

“Misalnya, dengan kita memberikan penghargaan untuk kategori Desa Inklusi atau Pembangunan Inklusi ini mengingatkan kepada pemerintah yang sebelumnya sudah bersama kami mencanangkan beberapa desa, ayo kita kembangkan lagi. Jangan hanya berhenti pada satu, dua, atau tiga desa saja,” ujar Ketua Linksos, Kertaning Tyas. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.