Khofifah Minta Peningkatan Kompetensi Satpam di Era Digitalisasi

Yovie Wicaksono - 23 January 2020
Peringatan HUT Satuan Pengamanan Ke 39 di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (22/1/2020). Foto : (JNR)

SR, Surabaya – Era digitalisasi menjadi sebuah keniscayaan yang menuntut seluruh elemen untuk meningkatkan kompetensi pemahaman terhadap kemajuan teknologi informasi. Tidak terkecuali anggota Satuan Pengamanan (Satpam) yang bertugas mengamankan lingkungan kerjanya harus mengetahui hal-hal kejahatan yang berbasis digital.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta peningkatan kompetensi anggota Satpam di tengah kemajuan teknologi informasi ini, kepada seluruh penyedia jasa pengamanan yang ada agar memberikan pelatihan dan peningkatan keahlian terutama pengetahuan teknologi informasi.

“Tantangan Satpam saat ini berhadapan dengan digitalisasi informasi maka update dan retraining bagi Satpam menjadi penting,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Rabu (22/1/2020) usai memimpin Upacara Peringatan Hari satpam Ke-39.

Saat ini ada 67 ribu anggota Satpam di seluruh Jawa Timur. Peningkatan keahlian dan pelatihan kembali yang berkaitan dengan digitalisasi informasi ini penting dilakukan untuk menjawab tantangan-tantangan di masa sekarang dan yang akan datang semakin masifnya kejahatan yang menggunakan digital.

“Tugas Satpam adalah mengamankan lingkungan kerjanya. Maka kejahatan yang menggunakan teknologi berbasis digitalisasi ini harus terkonfirmasi melalui upskilling dan retraining oleh penyedia jasa pengamanan yang ada,” pungkas mantan Menteri Sosial tersebut.

Manager Representative Badan Usaha Penyedia Jasa Pengamanan (BUPJP), PT. Cipta Insan Pertiwi Pujianto menjelaskan, dalam pendidikan dasar dan pelatihan tenaga Satpam, setiap BUPJP sudah mempunyai metode dan kurikulum yang sesuai dengan standar yang ditentukan oleh Kepolisian melalui Bimbingan Masyarakat Polda Jatim.

Menanggapi permintaan dari Gubernur untuk peningkatan keahlian terutama pengetahuan teknologi informasi yang berkaitan dengan keamanan, pihaknya setuju sebagai upaya peningkatan profesionalitas anggota Satpam.

“Dilembaga kami dalam pendidikan dan pelatihan tenaga pengamanan ini kami melibatkan anggota Kepolisian dan juga TNI,” terang Pujianto yang hadir dalam Upacara Peringatan HUT Satpam di Grahadi. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.