Khofifah Dukung Surat Mendagri Soal Perjalanan Dinas

Yovie Wicaksono - 25 July 2019
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Konferda V PDI Perjuangan Jatim, Rabu (24/7/2019). Foto : (Super Radio/Nirwasita Gantari)

SR, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan sudah menerima Surat Edaran Nomor 009/5546/SJ dan Nomor 009/5545/SJ tentang aturan baru pengajuan permohonan izin perjalanan dinas ke luar negeri, yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) per 1 Juli 2019.

“Kita dapat surat dari Mendagri yang meminta gubernur untuk menyampaikan kepada jajarannya dan melanjutkan kepada daerah, supaya tidak ada penggunaan APBD untuk perjalanan dinas, atas nama perjalanan dinas,” ujar Khofifah setelah menghadiri Konferda DPD PDI Perjuangan Jatim di Hotel Wyndham Surabaya, Rabu (24/7/2019) sore.

Khofifah juga mengaku setuju dengan upaya Mendagri dalam memaksimalkan penggunaan uang negara. “Saya setuju untuk maksimalisasi dari penggunaan uang negara,” imbuhnya.

Khofifah mengatakan, apabila ada perjalanan ke luar negeri diharapkan tujuan, rundown, dan output dari perjalanan itu wajib dicantumkan.

“Dulu kita di kementerian, itu memang diwajibkan menyampaikan tujuan dan output dari kunjungan. Sekarang mungkin itu perlu dimasukkan kembali, supaya detail itu dimasukkan dalam proses ijin ke Kementerian Dalam Negeri,” imbuhnya.

Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo menyoal adanya kepala daerah yang melakukan perjalanan dinas ke luar negeri, namun tidak membawa hasil untuk kepentingan dinasnya.

“Kemendagri juga melakukan banyak evaluasi, monitoring dan koreksi dari seluruh efektivitas penggunaan APBD yang digunakan oleh semua lini,” tandas Khofifah. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.