Kementerian PUPR Siapkan Sejumlah Langkah Penanganan Darurat di Jayapura

Yovie Wicaksono - 10 January 2022
Bagian wilayah Kota Jayapura di Provinsi Papua yang terdampak banjir pada Jumat, 7 Januari 2022. Foto : (Antaranews)

SR, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan sejumlah langkah penanganan darurat pasca banjir dan tanah longsor di Kota Jayapura beberapa waktu lalu, salah satunya yaitu pengerahan alat berat untuk pembersihan sampah di sungai-sungai dan di ruas-ruas jalan terdampak.

“Jumlah alat yang dikerahkan oleh Balai-balai kami di Jayapura sebanyak 12 unit Dump Truck, 3 excavator mini, 2 excavator besar. Kami juga mendapatkan bantuan tambahan alat berat dari Kepolisian sebagai 3 unit excavator besar dan 1 loader, serta 2 Dump Truck dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura,” ujar Staf Ahli Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Menteri PUPR Endra S. Atmawidjaja, Senin (10/1/2022).

Selain itu, kata Endra, untuk penanganan jangka pendek, Kementerian PUPR tengah mengkaji untuk segera menormalisasi tiga sungai yakni Siborgonyi (1,9 km), Acai (1,6 km), dan Makanuay (0,66 km). 

“Normalisasi sungai perlu dilakukan sebab berdasarkan hasil evaluasi Tim PUPR di lapangan, salah satu penyebab banjir adalah terjadinya sedimentasi sungai dan penyumbatan sampah pada Daerah Aliran Sungai sehingga hujan deras yang turun menyebabkan sungai meluap,” katanya.

Juru Bicara Kementerian PUPR ini juga mengatakan, Kementerian PUPR telah melakukan penanganan pembersihan beberapa ruas jalan yang terdampak banjir diantaranya Jl. Kelapa Dua, Abepura ruas Bts. Kota Jayapura/Kab. Keerom, ruas Jayapura – Sentani, dan Jalan Raya Abepura (Abepura). “Saat ini semua ruas tersebut sudah dilakukan pembersihan dengan alat berat dan sudah dapat dilalui kendaraan dengan lancar,” kata Endra.

Untuk penanganan jangka panjang, Endra mengatakan, Kementerian PUPR merencanakan akan membangun sejumlah infrastruktur untuk konservasi air dan pengendalian banjir. “Kami usulkan pembangunan kolam retensi di Kawasan Organda Baru, pembangunan parapet di Sungai Acay dan Sungai Siborgonyi, serta pembangunan Check Dam di hulu Sungai Makanuay,” katanya.

Seperti diketahui, pada Kamis (6/1/2022), terjadi banjir dan tanah longsor di Kota Jayapura, Papua. Sejumlah daerah mengalami dampak seperti Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Heram, dan Muara Tami. (ns/red)

Tags: ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.