Inovasi Peternak Kediri Ubah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk dan Bahan Bakar 

Yovie Wicaksono - 11 September 2019
Peternak sapi di Desa Ngampel, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Warga Desa Ngampel, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri yang tergabung dalam kelompok peternak (Pokternak) Sari Pati Ngampel,  memanfaatkan kotoran sapi sebagai pupuk pertanian melalui pengolahan biogas.

Disamping itu, kelompok ternak yang beranggotakan 30 orang ini telah berhasil  memanfaatkan biogas dari kotoran ternak tersebut untuk menciptakan gas metan sebagai bahan bakar alternatif untuk kebutuhan memasak serta sumber penerangan.

Dari inovasi sumber biogas yang telah dikelola, peternak, kini mampu mencukupi kebutuhan pupuk organik pertanian warga. Serta bahan bakar kompor dan lampu petromak enam kepala keluarga anggota.

“Awalnya karena kita kesulitan, memecahkan gimana supaya kotoran ini dapat langsung diserap oleh tanaman tanpa harus melalui bogasi,” kata Ketua Pokternak Sari Pati Ngampel, Jamal Sururi pada Rabu (11/9/2019).

Pupuk organik ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh petani yang ada  di Desa Ngampel. Energi alternatifnya, kemudian dialirkan ke rumah-rumah anggota kelompok melalui saluran pipa kecil untuk kemudian dijadikan sebagai bahan bakar kompor untuk memasak serta sumber penerangan dari lampu petromak.

“Kalau ada lampu mati lampu mati, aman sudah. Sementara masih untuk anggota, rencananya akan kita buat massal,” terangnya

Ernawati, warga desa setempat mengaku, energi alternatif dari kotoran sapi tersebut sangat bermanfaat. Kini ia sudah tidak lagi membeli gas elpiji untuk kebutuhan memasak dan menekan tagihan listrik PLN hingga 30 persen.

“Sangat bermanfaat sekali. Sejak ada gas metan dari biogas, sudah tidak lagi beli elpiji untuk memasak. Selain itu, bisa menghemat tagihan listrik,” kata Ernawati. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.