HUT ke-81 Jatim, Deni Wicaksono Soroti Pemerataan Pembangunan

Rudy Hartono - 11 October 2026
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono

SR, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi atau kemajuan daerah. Ukuran yang lebih penting adalah seberapa banyak rakyat ikut maju dan merasakan manfaat pembangunan, mulai dari kesempatan kerja, pendidikan berkualitas, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga.

Pesan tersebut disampaikan Deni dalam momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang mengusung tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”. Menurut dia, pembangunan harus memastikan pemerataan kesempatan dan kesejahteraan agar kemajuan daerah tidak hanya tercermin dalam angka statistik.

“Dalam tema Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan, mari kita maknai kemajuan bukan sekadar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan kesempatan dan kesejahteraan,” kata Deni, Minggu (11/10/2026).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan II 2026. Pada periode yang sama, produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp930 triliun.

Namun, pertumbuhan ekonomi tersebut perlu berjalan beriringan dengan upaya memperluas kesejahteraan. BPS mencatat jumlah penduduk miskin di Jawa Timur pada Maret 2026 masih mencapai 3,712 juta orang atau 9,06 persen dari total penduduk, meskipun turun 92,1 ribu orang dibandingkan September 2025.

Di sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka pada Mei 2026 tercatat 3,42 persen. Dari 24,46 juta penduduk yang bekerja, sebanyak 36,18 persen bekerja di sektor formal.

Bagi Deni, capaian ekonomi tersebut perlu diterjemahkan menjadi kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup. Jawa Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian, industri, maritim, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dapat menjadi penggerak pemerataan ekonomi.

“Namun, kemajuan sejati akan berarti ketika setiap keluarga memiliki kesempatan hidup lebih baik, anak-anak memperoleh pendidikan berkualitas, dan masyarakat mendapatkan pekerjaan yang layak,” tegas Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut.

Deni menekankan, arah pembangunan perlu menempatkan masyarakat sebagai penerima manfaat utama. Pertumbuhan ekonomi harus membuka akses yang lebih merata terhadap pekerjaan, pendidikan, dan peluang usaha, termasuk bagi kelompok masyarakat yang belum menikmati hasil pembangunan secara optimal.

“Sebab, ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya seberapa jauh daerah melangkah, tetapi seberapa banyak rakyat yang ikut maju dan merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Pada peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Deni juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga gotong royong dan keberagaman sebagai modal sosial untuk mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Mari terus merawat gotong royong, menjaga keberagaman, dan membangun Jawa Timur yang unggul tanpa meninggalkan siapa pun,” pungkasnya.  (*/red)

 

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.