Hasil Sensus 2020: Jumlah Penduduk Indonesia Sebanyak 270,20 Juta Jiwa

Yovie Wicaksono - 22 January 2021
Ilustrasi.

SR,  Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis hasil Sensus Penduduk Tahun 2020 (SP2020). Sampai dengan September 2020, jumlah penduduk Indonesia sebanyak 270,20 juta jiwa.

“Jika dibandingkan dengan SP2010 memperlihatkan penambahan jumlah penduduk sebanyak 32,56 juta jiwa atau rata-rata sebanyak 3,26 juta setiap tahun,” ujar Kepala BPS Suhariyanto, Kamis (21/1/2021).

Ia mengatakan, dari 270,20 juta penduduk Indonesia, sebesar 91,32 persen atau sekitar 246,74 juta penduduk berdomisili sesuai Kartu Keluarga (KK). Sementara sebesar 8,68 persen atau sekitar 23,47 juta penduduk lainnya berdomisili tidak sesuai KK. 

“Jumlah ini mengindikasikan banyaknya penduduk yang bermigrasi dari wilayah tempat tinggal sebelumnya karena sekarang sudah tidak tinggal pada alamat yang tercatat pada KK,” katanya.

SP2020 juga mencatat, jumlah penduduk laki-laki di Indonesia sebanyak 136,66 juta orang, atau 50,58 persen dari penduduk Indonesia. Sementara, jumlah penduduk perempuan di Indonesia sebanyak 133,54 juta orang, atau 49,42 persen. Sehingga rasio jenis kelamin (sex ratio) penduduk Indonesia adalah sebesar 102, yang artinya terdapat 102 laki-laki untuk setiap 100 perempuan di Indonesia pada 2020.

Kemudian, hasil SP2020 mencatat mayoritas penduduk Indonesia didominasi oleh Generasi Z (lahir pada tahun 1997 – 2012) dan Generasi Milenial (lahir pada tahun 1981 – 1996). Proporsi Generasi Z sebanyak 27,94 persen dari total populasi dan Generasi Milenial sebanyak 25,87 persen. Kedua generasi ini termasuk dalam usia produktif yang dapat menjadi peluang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. 

Persentase penduduk usia produktif (15–64 tahun) terhadap total populasi pada tahun 2020 sebesar 70,72 persen. Sedangkan persentase penduduk usia nonproduktif (0–14 tahun dan 65 tahun ke atas) sebesar 29,28 persen di 2020. 

“Persentase penduduk usia produktif sebesar itu. menunjukkan bahwa Indonesia masih berada pada era bonus demografi,” tandasnya.

Sementara itu, sebaran penduduk Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, yaitu sebesar  151,59 juta penduduk (56,10 persen dari total penduduk Indonesia). Sebaran penduduk terbesar kedua terdapat di Pulau Sumatera dengan jumlah penduduk sebanyak 58,56 juta orang (21,68 persen). Pulau Sulawesi mempunyai sebaran sebesar 7,36 persen dan Pulau Kalimantan mempunyai sebaran sebesar 6,15 persen, sedangkan wilayah Bali-Nusa Tenggara dan Maluku-Papua masing masing sebesar 5,54 dan 3,17. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.