Hari Pendidikan Nasional, Emak – Emak Datangi Kantor Walikota Kediri
SR, Kediri – Sejumlah emak – emak dan pemuda mendatangi Balai Kota Kediri, Kamis (2/5/2019) siang. Mereka meminta Pemerintah Kota Kediri agar lebih berperan aktif memperhatikan nasib guru honorer dan guru tidak tetap (GTT) yang berpenghasilan minim
Kedatangan emak-emak dan pemuda ini untuk memperingati Hari Buruh dan Hari Pendidikan Nasional.
Tomi Ari Wibowo, salah satu peserta aksi, menyatakan keprihatinannya terhadap nasib sejumlah guru tidak tetap, yang menerima gaji bulanan sangat minim jauh dibawah standar. Ia juga meminta komite yang ada disekolah dibubarkan
“Khususnya gaji GTT (guru tidak tetap) sangat jauh dibawah standar. Ini sangatlah berbeda dengan kinerja dan tanggung jawab mereka sebagai guru. Semestinya standar gaji yang diterima oleh GTT dan honorer, minimal diatas UMK,” ujarnya kepada Super Radio.
Dalam aksi ini, mereka juga membawa sejumlah poster yang bertuliskan jaminan pendidikan gratis berkualitas untuk rakyat, ucapan selamat hari buruh 2019, dan tarif dasar listrik murah, BBM murah, serta sembako murah untuk rakyat.
Sayangnya, tidak satupun perwakilan dari Pemkot Kediri yang menemui mereka hingg akhirnya mereka membubarkan diri setelah berorasi dan menyampaikan aspirasi. (rh/red)
Tags: abu bakar, Guru GTT, hari pendidikan nasional, honorer
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





