Penuhi Mandat DPP, Eri Cahyadi Genjot Kolaborasi Gen-Z dan Pendidikan Warga Kurang Mampu

Rudy Hartono - 14 April 2026
Walikota Surabaya Eri Cahyadi saat ditemui usai halal bihalal PDI Perjuangan Jatim di Shangri-La Surabaya, Minggu (12/4/2026). (foto : hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, siap mengoptimalkan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan generasi muda dalam mewujudkan pembangunan Surabaya yang berkelanjutan.

Hal tersebut menindaklanjuti mandat DPP PDI Perjuangan yang meminta tiap kader melakukan kerja inovatif dalam melayani rakyat terutama warga tidak mampu. Dimana ideologi, organisasi, elektoral, dan kerakyatan saling berkaitan.

“Maka kami mengajak masing-masing untuk harapan ke depan terkait harapan saya ke depan pembangunan ini bisa diwarnai dengan para anak muda yang ada di Jawa Timur,” ujarnya, saat ditemui usai halal bihalal, Minggu (12/4/2026).

Eri menyebut, hingga kini pihaknya terus menguatkan program berbasis anak muda. Mulai dari dana stimulan Rp5 juta per RW setiap bulan untuk kegiatan kreatif, alokasi anggaran Rp47 miliar untuk intervensi dan pemberdayaan Gen-Z, hingga Rusunami khusus pasangan muda dengan harga hunian mulai Rp. 100 juta.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota juga merangkul berbagai komunitas yang aktif di kegiatan kepemudaan. Seperti Surabaya T-Keeper, Indo Runner Surabaya, Komunitas Ketimbang Ngemis, dan Kejar Mimpi Surabaya.

Selanjutnya terkait pendidikan, Eri menyebut telah disiapkan program yang tidak hanya setara tapi juga inklusif. Salah satunya Sekolah dan Asrama Anak Jalanan. Sebuah program pendidikan dan asrama untuk anak jalanan hingga lulus kuliah dan mendapatkan pekerjaan.

Ada pula beasiswa PAUD/TK sebesar Rp.50 ribu/bulan untuk keluarga kurang mampu, seragam dan perlengkapaan sekolah gratis untuk keluarga miskin (gamis), beasiswa pemuda tangguh untuk SMA/SMK, hingga program 1 keluarga 1 sarjana yang dikelola melalui skema beasiswa pemuda tangguh.

Program-program tersebut akan terus dimaksimalkan demi membentuk generasi berkualitas, yang hak pendidikannya terpenuhi untuk membangun Jawa Timur di masa depan.

“Akan dimulai dilakukan dengan melibatkan banyak generasi. Bagaimana mengolaborasikan dari yang ada termasuk dengan tadi, membangun Jawa Timur yang berkelanjutan,” ujarnya.

Adapun, sebelumnya Ketua DPP Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan di PDI Perjuangan Abdullah Azwar turut menyampaikan pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Salah satunya terkait inovasi yang perlu digencarkan. Mengutamakan kerja kerakyatan yang transparan, dan berdampak. Terutama untuk Gen-Z.

“Saya lihat progres DPD ini adalah proses dari menjangkau generasi muda. Inilah tiga aspek yang sering diingatkan dpp transformasi pengelolaan sumber daya, transformasi kerja pemenangan, transformasi isu dan kemitraan,” jelasnya.

“3 landasan program yakni gotong royong inilah kekuatan kita. Melibatkan tiga pilar partai penting. Terima kasih pada DPD dan DPC,” pungkasnya. (hk/red)

 

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.