Guru PGRI Gresik Inovatif Ciptakan Pembelajaran AI & Coding
SR, Gresik – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gresik, Jawa Timur sukses menggelar Anugerah Guru Prima (AGP) Tahun 2026 di Hotel Khas Gresik pada Selasa (6/10/2026).
Ajang bergengsi itu menjadi ruang kompetisi sekaligus wadah inovasi pembelajaran digital bagi guru jenjang TK/PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Melalui perhelatan itu, para pendidik diajak meningkatkan kualitas kompetensi guna menjawab tantangan kurikulum berbasis teknologi masa depan.
Ketua PGRI Kabupaten Gresik, H. Beri Avita Prasetiya mengapresiasi semangat para peserta yang telah bersaing secara kompetitif di semua tingkatan.
Beri mengungkapkan para juara pertama dari tiap kategori akan dikirim untuk bersaing di tingkat provinsi. “Alhamdulillah kegiatan AGP tahun ini berjalan dengan sangat baik dan menghasilkan para juara satu, dua, dan tiga dari setiap jenjang,” kata Haji Beri pada Selasa (6/10/2026).
“Kami berharap, peningkatan prestasi yang terus mengharumkan nama baik Kabupaten Gresik, apalagi para juara 1 dari tiap kategori akan didelegasikan mewakili Gresik ke tingkat Provinsi Jawa Timur pada akhir Oktober mendatang,” tambahnya.
Dorong Penguasaan Coding dan AI bagi Tenaga Pendidik
Sejalan dengan arahan Pemerintah Pusat, PGRI Kabupaten Gresik berkomitmen mendorong integrasi pelajaran coding dan Artificial Intelligence (AI).
Dalam ajang AGP 2026, peserta ditantang menciptakan metode mengajar interaktif berbasis teknologi hingga berhasil meraih sertifikasi Gemini hingga Intel.
“Dari sekitar 7.000 guru di Kabupaten Gresik, tercatat sudah ada 1.506 guru atau sekitar 18 hingga 20 persen yang aktif mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi adopsi teknologi ini,” jelas Beri.
“Kami berharap, persebaran kompetensi guru ini tidak hanya menumpuk di Kecamatan Gresik Kota, tetapi merata dan bersaing positif di seluruh kecamatan,” imbuhnya.
Dukungan Anggaran Pendidikan Pemkab Gresik
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen PGRI dalam memajukan kualitas guru.
Alif menegaskan bentuk nyata komitmen Pemkab Gresik ditunjukkan melalui alokasi anggaran pendidikan tahun 2027 yang mencapai 26 persen.
“Pemerintah Daerah sangat memuliakan para guru, di tengah arus informasi digital yang begitu cepat, guru perlu terus mengupgrade kualitas diri,” kata Wabup Alif.
“Pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada kecerdasan anak semata, tetapi juga wajib meningkatkan soft skill serta pengawasan di lingkungan sekolah,” pungkasnya. (*/red)
Tags: anugerah guru prima 2026, gresik, PGRI, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





