Eri Cahyadi Minta Toilet Sekolah di Surabaya Sebersih Mal
SR, Surabaya – Perawatan fasilitas pendidikan di Kota Pahlawan kini menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Surabaya bersamaan dengan program rehabilitasi ratusan sekolah.
Pengelolaan fasilitas yang sudah ada didorong agar terus dijaga serta dirawat demi menunjang kenyamanan kegiatan belajar para siswa.
Salah satu yang akan jadi perhatian adalah kondisi fasilitas kamar mandi atau toilet SD dan SMP Negeri di Surabaya, Jawa Timur, yang kini diwajibkan kualitasnya seperti kondisi toilet di mal.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan pentingnya pemanfaatan Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA) serta Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS) secara maksimal.
Fasilitas dasar seperti kamar mandi, ruang kelas, hingga kebersihan lingkungan sekolah menjadi fokus utama pengawasan pemeliharaan rutin.
Eri menilai sarana pendidikan tidak hanya sekadar dibangun, tetapi membutuhkan pola perawatan berkala agar berdaya guna dalam jangka panjang.
Kamar mandi sekolah mendapat perhatian khusus karena menjadi sarana dasar yang berdampak langsung pada aktivitas harian pelajar.
Eri bahkan menginstruksikan peningkatan standar kebersihan toilet sekolah negeri di Surabaya secara signifikan.
“Cek semua anggaran sekolah BOPDA dan BOSNAS. Masa masih ada sekolah negeri di Surabaya yang kamar mandinya rusak semua, airnya menggenang, atau bahkan tidak keluar. Anggaran tahun ini atau 2027, semua kamar mandi sekolah SD-SMP Negeri harus bersih seperti kamar mandi mal,” tegasnya pada Selasa (6/10/2026).
Guna menjaga kebersihan sanitasi, Pemkot Surabaya membuka peluang pengerahan petugas khusus untuk merawat toilet sekolah.
“Nanti di situ (kamar mandi) diberikan penjaga. Kalau yang perempuan ya perempuan, yang laki-laki ya laki-laki. Jadi setelah anak-anak keluar, langsung dibersihkan,” kata Eri.
Kebijakan itu didukung penyesuaian P-APBD 2026 dengan tambahan belanja daerah sebesar Rp151,63 miliar, dari Rp12,73 triliun menjadi Rp12,88 triliun.
Selain masalah sanitasi, Eri melarang penumpukan barang bekas di lingkungan sekolah demi menjaga kenyamanan belajar.
“Saya minta semua SD Negeri dan SMP Negeri tidak ada barang-barang (bekas) yang menumpuk di sekolah. Saya akan turun (cek) lagi,” lanjutnya. (*/red)
Tags: Eri cahyadi, petugas khusus, superradio.id, surabaya, toilet sekolah
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





