Fadhillah Intan dari Lagu Patah Hati Kini Bawakan Lagu Bahagia

Rudy Hartono - 26 April 2026
Fadhillah Intan saat konferensi pers di depan awak media  (foto : vico wildan/superradio.id)

SR, Surabaya – Panggung konser intim “Seraya 2.0” yang digelar di Balai Budaya Surabaya, Minggu (26/4/2026), menjadi penanda transformasi besar dalam perjalanan karier Fadhillah Intan.

Penyanyi yang sebelumnya dikenal luas melalui lagu-lagu bertema perpisahan atau kesedihan mendalam (heartbreak), kini secara resmi membuka lembaran baru melalui karya-karya yang lebih ceria dan penuh harapan .

Melalui lagu terbaru berjudul “Simpul”, sebuah karya kolaborasi internasional, Fadhilla bernyanyi bersama penyanyi asal Malaysia, Daniesh Suffian.  Ini merupakan penampilan perdana lagu ini secara langsung di Surabaya memberikan aura yang berbeda, di mana penonton diajak untuk merayakan cinta, bukan lagi meratapi kehilangan .

Konser ini bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan sebuah pernyataan sikap atas kedewasaan musikalitasnya yang kini merambah nuansa yang lebih positif .

Selama ini, melalui kesuksesan lagu “Dawai”, publik mengenal sosok Fadhillah Intan sebagai penyanyi yang mahir memainkan emosi pendengar melalui lagu-lagu bertema perpisahan atau “heartbreak“.  Namun, melalui tajuk Celebrating New Chapters Through Memories and Melodies, ia menegaskan bahwa masa-masa “galau” tersebut kini mulai berdampingan dengan warna musik yang lebih bahagia.

Penampilan Fadhillah intan di panggung theater balai pemuda. (foto : vico wildan/superradio.id)

Fadhillah Intan mengungkapkan rasa syukurnya atas perubahan arah karyanya ini yang ia anggap sebagai pencapaian personal.

“Ini pertama kalinya akhirnya aku punya lagu happy, guys. Karena kalau teman-teman perhatikan, lagu-lagu Fadhillah itu semuanya heartbreak,” ujar Fadhillah dengan nada ceria saat konferensi pers.

Ia berharap lagu terbarunya ini tidak hanya menjadi sekadar karya, tetapi bisa masuk ke dalam daftar putar wajib di momen-momen bahagia seperti pernikahan para pendengarnya .

Evolusi Alami Seniman

Dukungan atas transformasi ini juga datang dari sang produser,  Hendro Djasmoro yang telah mengamati perjalanan karier Fadhillah sejak awal. Hendro melihat perubahan ini sebagai bagian dari evolusi alami seorang seniman yang terus tumbuh.

Fadhillah duet bersama Daniesh Suffian musisi asal malaysia di depan awak media. (foto : vico wildan/superradio.id)

“Fadhillah adalah sosok penyanyi yang selalu berkembang. Dari perjalanannya mulai cover sampai sekarang, banyak sekali yang harus dia lalui, tapi dia masih bisa di sini dan makin pintar menghadapi banyak cobaan,” ungkap Hendro yang yakin bahwa fase “bahagia” ini akan membawa karier Fadhillah ke level yang lebih tinggi.

Transformasi ini terasa semakin bermakna mengingat perjuangan panjang yang telah dilalui Fadhillah untuk mencapai titik sekarang. Ia mengenang kembali masa-masa sulit saat harus mengikuti berbagai lomba menyanyi di mal dan ajang pencarian bakat yang tidak selalu membuahkan hasil instan.

Ketekunannya dalam membuat konten hingga akhirnya viral menjadi pembuka jalan bagi dirinya untuk bisa tampil di panggung besar di kota kelahirannya sendiri dengan kapasitas 750 penonton yang terisi penuh.

Siap Rilis secara Global

Musisi Barsena Bestandhi yang turut terlibat dalam produksi lagu “Simpul” juga memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi Fadhillah dalam menggarap babak baru kariernya ini. Menurut Barsena, Fadhillah adalah penyanyi yang sangat passionate dan memiliki totalitas tinggi dalam setiap karyanya . Kualitas vokal Fadhillah yang dramatis, yang sebelumnya digunakan untuk lagu sedih, kini berhasil diadaptasi dengan sangat baik untuk menyampaikan pesan-pesan kebahagiaan yang megah .

Lagu “Simpul” yang akan dirilis secara global pada 1 Mei 2026 ini nanti dipastikan akan menjadi salah satu bagian penting dari album perdana Fadhillah Intan mendatang. Dengan semangat baru ini, Fadhillah membuktikan bahwa dirinya mampu keluar dari zona nyaman lagu-lagu patah hati dan siap menyebarkan energi positif melalui melodi-melodi indahnya.

Konser Seraya 2.0 di Surabaya pun resmi menjadi tonggak sejarah dimulainya era baru bagi Fadhillah Intan di industri musik Tanah Air. (js/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.