Eri Cahyadi Paham Banyak Warga Mengeluh Event Lari Marathon

Rudy Hartono - 9 October 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SR, Surabaya  – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, berjanji akan mengevaluasi pelaksanaan event lari di Surabaya untuk ke depannya. Hal itu menanggapi banyaknya keluhan masyarakat yang disampaikan selama pelaksanaan event lari 5K sampai full marathon yang digelar di Surabaya pada Minggu (4/10/2026).

Pasalnya, kegiatan tersebut menyebabkan adanya penutupan di sejumlah titik jalan. Eri Cahyadi mengatakan, dirinya akan melakukan evaluasi, khususnya sosialisasi kepada masyarakat apabila ke depannya akan diadakan saat event lari.

“Nanti evaluasi sosialiasi akan lebih dimasifkan kalau ada event maraton, sehingga bisa tidak melewati jalan itu sementara sampai waktu penutupan,” kata Eri Cahyadi, Senin (5/10/2026).

Eri Cahyadi menyebut, sebenarnya sejak jauh-jauh hari sebelum penyelenggaraan event lari itu sudah dilakukan sosialisasi terkait penutupan jalan yang mulai diberlakukan sampai pukul 10.00 WIB. Salah satu evaluasinya adalah memasifkan petugas yang mengarahkan pengendara melewati jalan alternatif pada event lari ke depannya. “Jadi enggak sampai masuk dan akhirnya enggak bisa lewat. Kami menguatkan petugas di lapangan,” ujarnya.

Dua juga menegaskan bahwa event lari yang mengharuskan adanya penutupan jalan hanya pada ajang lari marathon. Apalagi, jika lomba lari itu diikuti oleh para pelari internasional. “Kalau lari biasa tidak ada pelari internasional tidak pernah menutup jalan. Tapi kalau marathon baru kita tutup,” katanya.

Menurut Eri Cahyadi, Surabaya termasuk mumpuni dalam penyelenggaraan event lari. Namun, ke depannya tetap ada sejumlah aspek yang diperbaiki lagi agar dapat saling nyaman dan warga bisa memahami. “Kita mau ambil event, ada Jakarta, Borobudur, maka Surabaya juga ada,” ujarnya.

Selain itu, dia menyebut, setiap penyelenggaraan event lari di Surabaya juga ikut mendorong pergerakan ekonomi UMKM. “Karena warga yang dilewati banyak yang memberikan semangat jadi ada yang sudah tahu. Jadi salah satu acara dengan memasifkan sosialisasi,” katanya.

Eri Cahyadi mengatakan, event lari ini adalah salah satu cara menaikkan wisata dan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sport tourism, apalagi pada event lari jarak jauh. “UMKM dan perekonomian begerak hingga Rp 70 Miliar,” pungkasnya. (*/red)

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.