Tabrak Tongkang di Tuban, Kapal Khatulistiwa 8 Terguling

Rudy Hartono - 9 October 2026
Petugas kepolisian dan Tim SAR sedang melakukan evakuasi para ABK Kapal MV Khatulistiwa 8 di Perairan Utara Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (7/10/2026)

SR, Tuban – Kapal MV Khatulistiwa 8 dilaporkan tenggelam di perairan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Rabu (7/10/2026), malam. Kapal tersebut dilaporkan tenggelam usai mengalami kebocoran diduga akibat bertabrakan dengan kapal tongkang di tengah laut.

Akibat peristiwa itu, satu orang Anak Buah Kapal (ABK) dilaporkan masih dalam pencarian, sedangan nahkoda dan 16 ABK lainya selamat. Korban yang masih dalam pencarian adalah Mualim I bernama Mayan Petter Saba.

Kasi Humas Polresta Tuban, Iptu Muhammad Ikhsan, saat dikonfirmasi mengatakan, peristiwa tenggelamnya kapal itu terjadi pada koordinat 06° 33 460 S/ 112° 59 291 E atau (sekitar PHE) perairan Tuban, Jawa Timur.

Saat itu, sekitar pukul 17.30 WIB, Kapal Khatulistiwa 8 bertolak dari dermaga Terminal Khusus (Tersus) PT SIG Tuban menuju Sampit, Kalimantan Tengah.

Sekitar pukul 21.37 Wib, pihak agen pelayaran mendapat laporan dari kepala kamar mesin bahwa kapal telah mengalami tabrakan dengan kapal tongkang hingga menyebabkan kebocoran.

Informasi tersebut kemudian diteruskan melalui VTS Surabaya dan siaran radio Marine Channel 16. Pada sekitar pukul 22.00 Wib, dilaporkan bahwa posisi kapal berada di sekitar perairan PHE Tuban.

Menindaklanjuti informasi tersebut, sekitar pukul 22.45 Wib, Syahbandar memerintahkan kapal TB Amazon dan TB Multi untuk membantu proses evakuasi Kapal MV Khatulistiwa 8.

Upaya penyelamatan membuahkan hasil. Sekitar pukul 23.07 WIB, nakhoda bersama 16 ABK lainnya berhasil dievakuasi menggunakan TB Amazon dan dibawa menuju Tersus SIG Tuban. Namun, satu orang ABK bernama Mayan Petter Saba yang menjabat sebagai Mualim I belum ditemukan.

“Untuk satu ABK yang belum ditemukan masih dilakukan pencarian. Identitasnya atas nama Mayan Petter Saba, jabatannya sebagai Mualim I,” imbuh Muhammad Ikhsan, Kamis, 8 Oktober 2026.

Sementara itu, 17 orang yang berhasil diselamatkan terdiri dari 15 laki-laki dan dua perempuan. Mereka saat ini telah dievakuasi dan beristirahat di Hotel Fortuna Asri, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Hingga saat ini, kerugian material akibat peristiwa tersebut masih belum diketahui. Petugas gabungan saat ini juga masih melakukan pencarian terhadap satu ABK yang belum ditemukan serta penanganan lebih lanjut terkait insiden tersebut. (*/ant/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.