DPRD Jatim Gelar Wayang Kulit Ada Cak Percil, Catat Jadwalnya

Rudy Hartono - 28 October 2026
Pamflet pagelaran Wayang Kulit dalam rangka HUT Jatim yang diselenggarakan DPRD Jatim  

SR, Surabaya – Masyarakat Surabaya dan sekitarnya dapat menikmati pertunjukan wayang kulit secara gratis dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Pagelaran Wayang Kulit DPRD Jatim 2026 tersebut digelar Kamis 29 Oktober 2026 mulai pukul 16.00 WIB di halaman DPRD Jatim.

Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf, mengatakan pagelaran tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga kelestarian seni dan budaya tradisional di tengah perkembangan zaman. Kegiatan ini sekaligus diharapkan dapat memperkenalkan seni pewayangan kepada generasi muda.

“Pelestarian seni dan budaya daerah perlu terus dilakukan agar tidak tergerus perkembangan zaman. Wayang kulit merupakan warisan leluhur sekaligus bagian dari jati diri bangsa yang harus dirawat bersama,” kata Musyafak, Selasa (27/10/2026)

Sekretaris DPRD Jatim, Moch. Ali Kuncoro, menyampaikan bahwa pertunjukan wayang kulit memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan bagi masyarakat. Kesenian tersebut juga mengandung pesan moral, filosofi kehidupan, dan kearifan lokal yang masih relevan hingga saat ini.

“Wayang kulit bukan sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan bagi masyarakat. Berbagai nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya perlu diwariskan kepada generasi muda,” ujar Ali Kuncoro.

Pagelaran tersebut akan menghadirkan Ki Arif Sarjono sebagai dalang yang membawakan lakon Wahyu Jitabsara. Acara juga dimeriahkan Cak Percil Cs, Abah Kirun, dan Guyon Maton untuk memberikan hiburan kepada penonton.

“Melalui pagelaran ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal dan menikmati seni pewayangan secara langsung. Kami berharap wayang kulit tetap dekat dengan generasi muda dan terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” katanya.

DPRD Jatim mengundang masyarakat untuk hadir menyaksikan pertunjukan tersebut tanpa dipungut biaya. Pagelaran ini mengusung tema “Merawat Tradisi, Melestarikan Budaya, dan Menguatkan Jati Diri Bangsa” sebagai upaya menjaga keberlangsungan warisan budaya Jawa Timur. (*/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.