Daop 8 Surabaya Salurkan Bantuan Sembako dan Masker untuk Masyarakat

Yovie Wicaksono - 30 April 2020
Daop 8 Surabaya Salurkan Bantuan Sembako dan Masker untuk Masyarakat melalui program “Sembako Gratis KAI Berkah Ramadhan” pada Kamis (30/4/2020). Foto : (Humas Daop 8 Surabaya)

SR, Surabaya – PT KAI Daop 8 Surabaya membagikan 700 paket sembako gratis  dan masker kepada masyarakat melalui program “Sembako Gratis KAI Berkah Ramadhan” di wilayah sekitar Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Sidotopo, Stasiun Pasar Turi dan Stasiun Wonokromo pada Kamis (30/4/2020).

“Pembagian sembako ini merupakan program rutin CSR KAI pada setiap bulan suci Ramadan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita, apalagi saat ini bertepatan dengan kondisi masyarakat sedang mengalami pandemi Covid-19,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Kamis (30/4/2020).

Selain itu, PT KAI Daop 8 Surabaya juga membagikan masker kepada masyarakat yang terpaksa masih beraktivitas di luar rumah seperti yang berprofesi sebagai loper koran dan tukang becak, sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya menggunakan masker.

Suprapto menambahkan, KAI membagikan 700 paket sembako dengan total nilai bantuan sebesar Rp 70 juta. Masing-masing paket bernilai Rp 100 ribu yang berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dua buah mie instan dan gula pasir 1 kilogram.

Sasaran penerima bantuan sembako ini adalah masyarakat di sekitar area bisnis perusahaan yang tidak mampu dan perekonomiannya terdampak pandemi Covid-19. Di samping itu, KAI juga memberikan sembako kepada masyarakat internal seperti porter.

Mengingat adanya larangan pemerintah untuk melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa, maka sembako-sembako tersebut disalurkan di masing-masing ketua RT/RW untuk selanjutnya didistribusikan ke para warga.

“Sebagian paket sembako ada yang kita distribusikan langsung kepada para loper koran dan tukang becak,” kata Suprapto.

Bantuan sembako ini merupakan bentuk partisipasi KAI untuk mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah mulai berlaku di wilayah Surabaya sejak 28 April 2020 sampai dengan 11 Mei 2020, serta larangan mudik sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19.

“Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat dan dapat membantu mencukupi kebutuhan pokok masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” tandas Suprapto. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.