Cara Atasi “Mogok Makan” Pada Si Kecil

Yovie Wicaksono - 6 April 2022

SR, Jakarta – Gerakan Tutup Mulut (GTM) atau disebut juga dengan istilah “mogok makan” merupakan tindakan yang dilakukan anak karena tidak ingin melahap makanannya. Sering kali jika ibu memaksakan anak untuk makan maka anak akan melepeh, menyembur makanan atau melakukan cara lainnya agar dapat menjauh dari makanan. 

“GTM bisa terjadi sejak anak usia 6 bulan. Karena dia merasa terancam jika ada asupan yang tidak sesuai. Kalau ibu memaksakan, anak semburkan makanan atau melakukan berbagai cara agar makanan tidak masuk ke dalam mulut,” ujar Nutrisionis Tumbuh Kembang Anak, Dokter Rita Ramayulis. 

Rita mengatakan, ada dua jenis penyebab GTM pada anak yaitu gangguan fisiologi dan gangguan psikologis. Dijelaskan, gangguan fisiologi misalnya karena adanya konstipasi/sembelit, infeksi virus/bakteri, radang tenggorokan, sensitivitas makanan, dan gangguan organ-organ tubuh lainnya yang memicu kehilangan nafsu makan pada anak.

Sedangkan gangguan psikologis diantaranya yaitu anak bosan dengan cita rasa makanan (rasa, tekstur, warna dan aroma makanan), jenis makanan tidak bervariasi, jumlah makanan tidak sesuai (terlalu berlebihan), trauma dengan makan karena sering dipaksa untuk dihabiskan, dan suasana makan yang membosankan (alat makan, penampilan dan lingkungan tempat makan).

“GTM ini harus segera diatasi. Jika GTM tidak teratasi dengan baik maka si anak dapat mengalami penurunan berat badan, defisiensi zat gizi tertentu, dan imunitas menurun,” kata Rita.

Rita mengatakan, cara mengatasi GTM pada anak yang terjadi karena gangguan psikologis diantaranya Ibu harus sabar dan konsisten memberikan makan pada waktu jam makan, meningkatkan cita rasa makan anak (rasa, kesesuaian tekstur, variasi warna dan variasi aroma), menyajikan alat makan yang disukai anak, tidak memaksa anak untuk menghabiskan makanan, lakukan makan bersama-sama dengan anggota keluarga yang lain.

“Jangan memberikan banyak minum sebelum makan, tidak memberikan makan atau minuman yang manis sebelum waktu makan, dan hindari memberikan iming-iming hadiah untuk anak bisa menghabiskan makanan,” kata Rita. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.