Begini Syarat Perjalanan Kereta Api untuk Pelanggan Usia 6-18 Tahun

Yovie Wicaksono - 16 April 2022
Ilustrasi. Suasana di Stasiun Surabaya Gubeng, Kamis (19/3/2020). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira).

SR, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menetapkan masa angkutan Lebaran 1443 H selama 22 hari, mulai H-10 sampai dengan H+10 Lebaran atau 22 April sampai dengan 13 Mei 2022. 

Dalam masa angkutan Lebaran tersebut, KAI Daop 8 Surabaya mencatat, tanggal keberangkatan yang paling banyak dipilih masyarakat yaitu mulai 29-30 April 2022 dan 6-8 Mei 2022.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, pohaknya kembali mengingatkan terkait persyaratan yang perlu disiapkan calon penumpang, khususnya penumpang anak usia 6-18 tahun sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 4 April 2022. 

Adapun bagi penumpang anak usia 6-18 tahun maka akan mengikuti regulasi penumpang dewasa, apabila sudah vaksin ke 2 wajib menunjukkan hasil negatif tes Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam. Sementara penumpang anak usia 6-18 tahun baru vaksin 1 kali maka wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR 3×24 jam. 

Kewajiban menunjukan bukti PCR 3×24 jam juga berlaku bagi yang belum vaksin karena alasan medis, namun berkas harus ditambah dengan kelengkapan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah. 

Bagi penumpang anak usia dibawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan bukti screening negatif tes Covid-19, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan. 

“Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan maka tidak diperkenankan untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” tegasnya.

Untuk membantu melengkapi persyaratan perjalanan kereta api khususnya tes antigen, KAI Daop 8 Surabaya masih menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp35.000 dengan daftar stasiun penyedia layanan sebagai berikut:

  • Stasiun Surabaya Pasarturi : pukul 07.00 – 22.00 WIB
  • Stasiun Surabaya Gubeng : pukul 05.00 – 19.00 WIB
  • Stasiun Malang : pukul 07.00 – 17.00 WIB
  • Stasiun Bojonegoro : pukul 08.00 – 17.00 WIB
  • Stasiun Babat : pukul 09.00 – 17.00 WIB
  • Stasiun Lamongan : pukul 08.00 – 16.00 WIB
  • Stasiun Mojokerto : pukul 07.00 – 17.00 WIB
  • Stasiun Wonokromo : pukul 05.00 – 15.00 WIB
  • Stasiun Sidoarjo : pukul 07.30 – 16.30 WIB
  • Stasiun Kepanjen : pukul 08.00 – 17.00 WIB
  • Stasiun Wlingi : pukul 09.00 – 16.00 WIB

Luqman Arif juga mengimbau kepada calon pengguna jasa agar memperhatikan kembali persyaratan sebelum memesan tiket dan melakukan pengecekan sebelum melalui proses pemeriksaan tiket.

“Di tengah meningkatnya minat masyarakat untuk mudik lebaran 1443 H, maka untuk mencegah penularan Covid-19, KAI akan memastikan seluruh pelanggan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.