Antrean Pertalite Mengular di Sidoarjo, Ini Penjelasan Pertamina
SR, Sidoarjo – Antrean kendaraan untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dalam beberapa pekan terakhir.
Antrean terutama terjadi pada jam sibuk pagi dan sore hari akibat meningkatnya permintaan Pertalite yang dipengaruhi pergeseran konsumsi masyarakat dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Ahad Rahaedi, mengatakan, antrean tersebut bukan disebabkan gangguan pasokan maupun pengurangan kuota BBM.
“Pasokan normal tidak ada kendala. Pertamina tidak menambah apalagi mengurangi kuota,” ujar Ahad saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2026).
Menurut Ahad, pergeseran pola konsumsi masyarakat menyebabkan permintaan Pertalite meningkat di sejumlah SPBU. Kondisi tersebut membuat pola penyaluran BBM perlu disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di lapangan.
“Penyebab antrean karena pola konsumsi di masyarakat bergeser dari BBM non-subsidi ke BBM subsidi,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina menyesuaikan pola distribusi BBM ke SPBU berdasarkan perubahan kebutuhan konsumen. “Pertamina menyesuaikan pola distribusi produk BBM ke SPBU mengikuti perubahan pola konsumsi di masyarakat tersebut,” kata Ahad.
Sebelumnya, warga juga mengeluhkan antrean panjang Pertalite di SPBU kawasan Pilang, Sidoarjo. Seorang warga, Junaidi, mengatakan, dirinya kerap harus mengantre panjang setiap kali mengisi Pertalite.
Sementara itu, Fairus, pekerja SPBU di kawasan Balongbendo, Sidoarjo, mengatakan, kepadatan kendaraan biasanya meningkat pada pagi dan sore hari, bertepatan dengan waktu masyarakat berangkat dan pulang beraktivitas.
“Biasanya kalau antrean mengekor, itu di jam sibuk berangkat kerja dan sekolah, sekitar pukul 07.00 sampai 08.00. Kalau sore biasanya pukul 16.00 sampai 18.00,” katanya.
Fairus menduga keterlambatan pengiriman BBM turut memicu antrean di sejumlah SPBU. Menurut dia, ketika stok Pertalite di suatu SPBU habis, konsumen beralih ke SPBU lain yang masih memiliki persediaan.
Perpindahan tersebut berpotensi menambah kepadatan kendaraan di SPBU yang dituju. Di tengah kondisi tersebut, warga berharap pasokan dan distribusi Pertalite tetap lancar agar antrean tidak menghambat aktivitas sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan kendaraan untuk bekerja dan mencari nafkah. (*/red)
Tags: antre panjang, Pertalite, sidoarjo, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





