Jamaah Umrah Madani Indonesia Khusyuk Beribadah di Tengah Konflik TimurTengah

Rudy Hartono - 15 October 2026
Tour leader lisa (depan bersama anak kecil) berpose di Cabal Uhud saat tour city bersama jamaah umrah Madani Indonesia batch 10-23 Oktober 2026. (foto: Istimewa)

SR, Madinah — Di tengah memanasnya situasi konflik di kawasan Timur Tengah, jamaah umrah Madani Indonesia tetap menjalankan rangkaian ibadah dengan khusyuk, tenang, dan penuh rasa syukur.

Bagi para jamaah, perjalanan ke Tanah Suci bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak doa, serta memohon keselamatan dan kedamaian bagi seluruh umat manusia.

Di sela-sela pelaksanaan ibadah, para jamaah tetap mengikuti arahan pembimbing dan tour leader, menjaga kebersamaan rombongan, serta mengutamakan ketertiban dan keselamatan selama berada di Tanah Suci.

CEO PT Cahya Mulya Madani Indonesia, H. Arif Sulistiyono, S.T., mengimbau seluruh jamaah agar tetap waspada dan senantiasa memperbanyak doa di tengah perkembangan situasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Jamaah umrah Madani Indonesia batch 10-23 Oktober 2026 saat ikuti tour city di Masjid Quba

“Dalam kondisi seperti sekarang, kami mengimbau seluruh jamaah agar tetap waspada, menjaga kesehatan, tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu mengikuti arahan tour leader dan petugas yang berwenang,” kata Arif saat dihubungi Rabu (14/10/2026)

“Yang tidak kalah penting, mari kita memperbanyak doa, memohon perlindungan kepada Allah SWT agar seluruh jamaah diberikan keselamatan, kelancaran dalam beribadah, dan dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat,” imbuhnya.

Arif juga menegaskan bahwa keselamatan jamaah harus menjadi prioritas utama. Karena itu, komunikasi dan koordinasi dengan pembimbing, pihak terkait, serta otoritas setempat perlu terus dijaga agar setiap perkembangan situasi dapat disikapi dengan tepat.

Di tengah berbagai dinamika yang terjadi, para jamaah tetap menjadikan ibadah sebagai sumber ketenangan hati. Doa-doa dipanjatkan bukan hanya untuk kelancaran ibadah pribadi, tetapi juga untuk keselamatan seluruh jamaah, kedamaian di kawasan Timur Tengah, dan terciptanya kehidupan yang aman bagi semua.

Madani Indonesia Tour Travel berkomitmen untuk terus mendampingi jamaah dengan mengedepankan pelayanan, kenyamanan, dan keselamatan, serta mengingatkan seluruh rombongan untuk senantiasa mengutamakan kewaspadaan dan mematuhi arahan resmi.

“Semoga seluruh jamaah umrah Madani Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kesehatan dan kelancaran dalam beribadah, serta kembali ke Tanah Air dengan selamat dan memperoleh umrah yang mabrur,” doa Arif.

Ustaz Abdul Qodir salah satu mutawif dari Madani Indoneia saat memandu jamaah umrah Madani Indonesia batch 10-23 Oktober 2026. (foto: Istimewa)

Cermati Jadwal Penerbangan Pulang

Salah seorang tour leader  Madani Indonesia, Lisa Apriliyanti melaporkan semua jamaah umrah menjalankan semua rukun ibadah umrah dengan lancar, meski jamaah tahu situasi politik di luar Makkah memanas.

“Mbak Lisa, tour leader kami melaporkan bahwa setiap hari jamaah umrah dari berbagai belahan dunia  menjalankan rangkaian ibadah tanpa kendala dan tidak ada peringatan apapun dari otoritas pemerintah setempat,” tutur Arif.

Lebih jauh Arif juga merespons ustaz Abdul  Qodir  salah satu mutawif yang mendampingi jemaah umrah asal Madura berharap jadwal penerbangan kepulangan jamaah tidak berubah. Pasalnya, penundaan penerbangan berpotensi menambah beban biro perjalanan dalam memenuhi kebutuhan jemaah selama berada di Makkah.

“Kami akan terus memantau perkembangan informasi penerbangan, baik dari Arab Saudi menuju Indonesia maupun sebaliknya. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memperbarui informasi jadwal perjalanan bagi para jemaah agar jamaah tetap fokus beribadah,” pungkas Arif. (anita/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.