Tahura R Soerjo Kebakaran, Pendakian Bukit Cendono Ditutup

Rudy Hartono - 15 October 2026
Tim gabungan pemadam menuju lokasi kebakaran hutan di kawasan Tahura R Soerjo, tepatnya di RKW 06 Mojokerto Barat, Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (14/10/2026). (net)

SR, Mojokerto – Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) kembali melanda kawasan Taman Hutan Raya R. Soerjo di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Kekeringan panjang memicu perluasan kobaran api di area konservasi alam pegunungan itu mulai Selasa (13/10/2026).

Petugas gabungan langsung dikerahkan ke lokasi guna mengantisipasi ancaman kerusakan ekosistem. Lokasi kebakaran berada di kawasan RKW 06 Mojokerto Barat, tepatnya di Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang.

Kepulan asap tebal membumbung tinggi dan memicu kekhawatiran warga sekitar lereng gunung. Aparat desa bersama relawan siaga memantau pergerakan arah angin yang berpotensi mendekati pemukiman.

Titik api terpantau di sekitar hutan Desa Begaganlimo, berada pada koordinat pertama -7.70063, 112.48038. Koordinat kedua tercatat pada posisi -7.70826, 112.48332 serta koordinat ketiga di titik -7.71027, 112.48286. Sementara koordinat keempat berada di angka -7.7029, 112.48734 berdasarkan laporan pemantauan satelit.

Adapun vegetasi yang terbakar meliputi ilalang serta semak belukar kering akibat cuaca panas. Sumber api awal yang memicu kebakaran itu hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Kerugian ekologis akibat rusaknya habitat flora dan fauna diperkirakan cukup besar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menjelaskan telah terjadi kebakaran hutan di kawasan Gunung Sigiran. Pergerakan api terpantau sangat cepat merembet akibat tiupan angin kencang di puncak.

Tim darurat mendirikan posko taktis guna memantau perkembangan situasi di lapangan. “Titik api berawal dari Andong Bang, api menyala sekitar pukul 18.00 WIB dan membesar sekitar pukul 19.00 WIB merambat ke Gunung Sigiran,” ujar Rinaldi, Rabu (14/10/2026). “Yang terbakar ilalang dan semak belukar, luas area terdampak masih belum diketahui,” imbuhnya

Dikatakan Rinaldi, Tim BPBD Kabupaten Mojokerto segera menuju pos pendakian Bukit Cendono untuk berkoordinasi dalam upaya pemadaman.

Sinergi lintas instansi digalang guna mempercepat mitigasi darurat bencana di kawasan konservasi.

Sementara itu, Tim Tahura R. Soerjo bergerak menuju area titik api untuk melakukan pemantauan visual. (*/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.