62 Daerah Terima Penghargaan Kemenkes terkait Kebijakan KTR

Yovie Wicaksono - 11 July 2019
Menteri Kesehatan Nila Moeloek memberikan penghargaan Pastika Parama pada kepala daerah yang telah menerapkan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok di seluruh daerahya, dalam puncak acara Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2019 di Jakarta, Kamis (11/7/2019). Foto : (Antara)

SR, Jakarta – Sebanyak 62 pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) karena telah menerapkan kebijakan kawasan tanpa rokok (KTR) di wilayahnya.

Melansir Antara, penghargaan yang diberikan pada para kepala daerah dilakukan dalam acara puncak Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang digelar di Kementerian Kesehatan di Jakarta, Kamis (11/7/2019), dengan memberikan empat penghargaan yaitu Pastika Parama, Awya Pariwara, Pastika Parahita, dan penghargaan Paramesti.

Penghargaan Pastika Parama diberikan kepada provinsi/kabupaten/kota yang telah memiliki peraturan daerah dan juga telah mengimplementasikan kebijakan KTR tersebut di seluruh wilayahnya.

Lima provinsi dan 29 kabupaten/kota menerima penghargaan ini yang dinilai sebagai daerah dengan implementasi KTR terbaik.

Lima provinsi yang meraih penghargaan ini adalah Kalimantan Selatan, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Kalimantan Timur.

Penghargaan Paramesti diberikan kepada tujuh kabupaten/kota yang telah memiliki kebijakan baik itu berupa peraturan Gubernur/Bupati/Walikota tentang KTR. Sementara penghargaan Pastika Parahita diberikan kepada 19 Kabupaten/Kota yang telah memiliki peraturan daerah (Perda) tentang KTR.

Adapula dua daerah yang diberikan penghargaan Awya Pariwara karena melarang iklan rokok di luar ruangan yang diberikan kepada Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Banggai.

Pada HTTS 2019 ini Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga memberikan penghargaan kepada Wali Kota Bogor Bima Arya dan mantan Bupati Kulon Progo yang sekarang menjabat Kepala BKKBN Hasto Wardoyo karena telah menerapkan KTR dan pelarangan iklan rokok di seluruh wilayahnya. (*/ant/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.