Upaya Pencegahan Radikalisme dan Terorisme Dilandasi Prinsip Pelindungan HAM dan Kehati-hatian

Yovie Wicaksono - 2 December 2022

SR, Malang – Paham radikalisme dan terorisme masih menjadi ancaman serius bagi keharmonisan masyarakat dan keutuhan bangsa dan negara.

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur, Hesti Armiwulan mengatakan, dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme, harus dilandasi prinsip pelindungan hak asasi manusia (HAM) dan kehati-hatian.

“Melalui kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisme dan deradikalisme,” tutur Hesti, Jumat (2/12/2022).

Kesiapsiagaan nasional, menurut Hesti yang juga Dosen Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya), merupakan suatu kondisi siap siaga untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana terorisme melalui proses yang terencana, terpadu, sistematis dan berkesinambungan.

“Kesiapsiagaan nasional dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan kemampuan aparatur, perlindungan dan peningkatan sarana prasarana, pengembangan kajian terorisme, serta pemetaan wilayah rawan paham radikal terorisme,” tutur Hesti.

Terkait pencegahan radikalisme dan terorisme, Ketua FKPT Jawa Timur pun telah melakukan audiensi dengan Bupati Malang, Sanusi belum lama ini.

Pada kesempatan itu, Bupati Malang berharap masyarakat setempat senantiasa waspada terhadap potensi radikalisme dan terorisme yang bisa muncul dimanapun dan kapanpun juga, sehingga perlu dibangun deteksi dini dan cegah dini untuk menangkalnya.

Untuk itu, pada 23 November 2022 lalu pihaknya melakukan sosialisasi peran penyuluh lapangan dalam upaya pencegahan paham radikalisme di Pendopo Kabupaten Malang, yang menghadirkan Ketua FKPT Jatim Hesti Armiwulan dan testimoni seorang mantan teroris atau napiter, Pujianto yang berasal dari salah desa di Malang.

Dalam waktu dekat, FKPT juga akan melakukan kegiatan pencegahan di hadapan para pemuda dan mahasiswa, di antaranya anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di sejumlah kampus di Malang Raya. (*/red)

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.