Tiga Jemaah Haji asal Kabupaten Kediri Meninggal di Tanah Suci 

Yovie Wicaksono - 22 August 2019
Ilustrasi Ibadah Haji

SR, Kediri – Tiga jemaah haji asal Kabupaten Kediri, dinyatakan meninggal dunia karena sakit saat berada ditanah suci. Hal tersebut disampaikan Humas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Paulo Jose Ximenes pada Rabu (21/08/2019).

Paulo menambahkan, setelah mendapat kabar duka tentang wafatnya ketiga jemaah haji ini, pihaknya langsung memberitahukan informasi tersebut kepada keluarganya.

“Setelah kita mendapat kabar tentang wafatnya beliau bertiga. Pihak Kementerian Agama melalui seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh sudah datang kerumah duka. Kita menyampaikan rasa simpati dan duka cita kepada pihak keluarga, dan pada dasarnya mereka menerima serta mengikhlaskan keluarga yang wafat dimakamkan di Tanah Suci,” ujarnya.

Identitas ketiga jemaah haji tersebut adalah Nurul Huda (53) warga Desa Maesan, Kecamatan Mojo. Almarhum meninggal dunia saat menjalankan Sa’i di Mekkah, penyebabnya diduga karena mengalami sakit gangguan jantung akibat kelelahan.

Sementara dua lainnya dinyatakan meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit di Arab Saudi, diantaranya Sodik (57)  warga Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, diduga mengalami sakit karena gangguan paru. Siti Mutoriyah (50) asal Dusun Kweden,  Kecamatan Ngasem, meninggal dunia diduga disebabkan gangguan penyakit jantung.

Paulo menjelaskan, ketiga jemaah haji yang dinyatakan meninggal dunia ini diketahui telah menjalani semua rukun haji. Tercatat ketiga almarhum tergabung dalam kloter 36, 37 dan 38.

Total jumlah keseluruhan jemaah haji asal Kabupaten Kediri  yang berangkat ke tanah suci sebanyak 1.158 orang. Mereka terbagi dalam tiga kloter, dan dijadwalkan kepulangannya ke Tanah Air pada 28 Agustus 2019. Dari ribuan jemaah haji asal Kabupaten Kediri yang bertandang  ke tanah suci, tiga diantaranya gagal diberangkatkan dan terpaksa harus digantikan oleh orang lain.

“Tanggal 28 Agustus nanti tiba di Kediri, tanggal 29 Agustus diperkirakan sore sampai malam. Nanti Kloter 36, 37, dan 38 datangnya harinya sama tetapi jamnya yang berbeda,” tandasnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.