Sopir Alphard Tabrak 10 Motor dan 3 Mobil di Surabaya Jadi Tersangka

Rudy Hartono - 11 September 2026
Kecelakaan beruntun melibatkan mobil Alphard (hitam belakang kanan) dan mobil Yaris (putih depan) serta lebih dari sepuluh sepeda motor terjadi di Jalan Manur Pumpungan, Surabaya, Rabu (9/9/2026) sore. (net)

SR, Surabaya – Polrestabes Surabaya menetapkan tersangka terhadap Yusuf (52), sopir mobil Toyota Alphard yang menabrak 10 sepeda motor, 3 mobil dan satu gerobak bakso di Jalan Menur Pumpungan, Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (9/9/2026).

Diduga, sopir itu mengantuk gara-gara efek obat tidur yang diminumnya beberapa jam sebelum insiden terjadi. “Kemarin kita sudah menetapkan tersangka itu pengemudi Alphard sebagai tersangka dalam kejadian laka lantas ini,” kata Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, Jumat (11/9/2026).

Yusuf ditetapkan tersangka dengan Pasal 310 ayat 3, ayat 2, dan ayat 1 Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009. “Sementara itu seperti itu. Ini juga masih berproses nanti sambil kami lengkapi berkas untuk penyidikan yang demikian,” katanya.

Galih menyebut, pascakejadian pihaknya fokus penanganan terhadap korban. “Setelah selesai semua itu tengah malam kita mulai rally marathon melaksanakan pemeriksaan kepada pihak-pihak yang terlibat laka,” kata Galih.

Ia menuturkan, beberapa korban yang mengalami luka ringan juga telah dimintai keterangan, bersama para saksi di sekitar lokasi. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Setidaknya tiga orang mengalami luka-luka di bagian kepala dan kaki. Salah satu korban bahkan disebut sempat tidak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

AKBP Galih Bayu Raditya Kasatlantas Polrestabes Surabaya. (net)

Sejumlah sepeda motor yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan parah. Sementara mobil Alphard bernomor polisi N 1882 ACI mengalami ringsek pada bagian depan. Beberapa mobil lainnya juga terlihat mengalami kerusakan.

Petugas juga telah mengamankan barang bukti sebanyak 11 sepeda motor dan empat mobil yang terlibat tabrakan beruntun di Jalan Menur Pumpungan. “Kemarin kami masih mengutamakan dulu evakuasi korban dan BB (barang bukti). Kendaraan yang terlibat laka sudah kita amankan,” kata Galih.

Saat ini, Galih mengungkapkan masih ada lima korban luka yang tengah dirawat di Rumah Sakit (RS) Haji. Dia belum mengetahui jadwal para pasien tersebut diperbolehkan pulang. “Ada korban dua luka berat dan tiga luka ringan. Semua masih dirawat di rumah sakit,” ucapnya. (*/red)

 

 

Tags: , , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.