Polisi Selidiki Motif Mahasiswa UB Coba Bunuh Diri Lompat Lantai 6

Rudy Hartono - 11 September 2026
Tempat kejadian perkara di Gedung A Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan pada Kamis (10/9/2026) pagi. (net)

SR, Malang – Jajaran Polresta Malang Kota bersama Unit Reskrim Polsek Lowokwaru tengah mendalami dan menyelidiki motif korban di balik aksi nekat seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang berinisial RR (19) yang diduga melakukan percobaan bunuh diri, Kamis (10/9/2026).

Mahasiswa semester 3 angkatan 2025 dari Fakultas Kedokteran (FK) UB tersebut melompat dari jendela ruangan di lantai enam Gedung A Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan UB sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban jatuh tepat di area parkiran sepeda motor lantai dasar dan ditemukan dalam keadaan kritis akibat benturan keras.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian saat ini belum dapat memastikan penyebab pasti maupun alasan yang memicu korban melakukan aksi membahayakan tersebut.

Penyidik dari Unit Reskrim Polsek Lowokwaru dan Polresta Malang Kota terus mengumpulkan informasi serta bukti petunjuk di lapangan untuk menguak motif korban secara mendalam.

“Untuk motif belum bisa diketahui karena masih dalam penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Lowokwaru dan Polresta Malang Kota,” kata Lukman saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026).

Lukman menjelaskan, dari hasil rekaman atau keterangan awal di tempat kejadian, korban sempat keluar dari jendela lantai enam sebelum akhirnya melompat ke bawah.

“Ia kemudian melakukan ancang-ancang sebelum menjatuhkan diri ke bawah, yang tepat berada di area parkiran motor,” lanjutnya.

Meskipun melompat dari ketinggian lantai enam, korban RR dinyatakan selamat. Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Akibat benturan keras dengan permukaan lantai parkiran, korban mengalami luka serius berupa patah tulang pada bagian ekstremitas.

Pihak kepolisian masih menunggu kondisi medis korban stabil sebelum meminta keterangan langsung untuk menggali latar belakang serta motif di balik tindakan nekat tersebut.

Beberapa mahasiswa yang sepeda motornya terparkir di area TKP belum diizinkan mengambil kendaraan mereka selama proses olah TKP dan penyidikan kepolisian masih berlangsung. (*/red)

 

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.