Gara-Gara Bagasi, Juicy Luicy Batal Konser Rp225 Juta di Batam

Rudy Hartono - 11 September 2026
Grup Musik Juicy Luicy

SR, Batam – Perselisihan mengenai biaya logistik bagasi seberat 64 kilogram memicu pembatalan mendadak grup musik Juicy Luicy dalam festival XYZ Liveground 2026 di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Batam pada Sabtu (5/9/2026).

Meski pihak penyelenggara mengeklaim telah melunasi biaya penampilan (fee) sebesar Rp225 juta, masalah kelebihan bagasi dengan estimasi biaya mencapai Rp40 juta hingga Rp64 juta menjadi titik buntu negosiasi pada jam-jam kritis menjelang keberangkatan.

Kekisruhan bermula pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB, saat manajemen band melaporkan adanya tagihan tambahan untuk barang bawaan di bandara. Pihak promotor, melalui perwakilannya Awang, mengaku terkendala koordinasi teknis pembayaran pada larut malam dan mengusulkan skema penggantian biaya atau reimbursement.

“Mbak, ini kan sudah malam katanya saya sudah enggak bisa koordinasi dengan tim. Bisa enggak dirembes dulu? Katanya ee Jadi besok pagi tuh ketika ketemu kita langsung pembayaran,” ujar pihak promotor saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (9/9/2026).

Namun, tawaran ini dilaporkan memicu reaksi keras dari manajer Juicy Luicy, Iren, yang disebut “mencak-mencak” dan menolak prosedur talangan tersebut.

Pihak XYZ Liveground pun menegaskan, fokus utama mereka saat itu adalah memastikan artis tetap berangkat tanpa memperdebatkan biaya tambahan. Promotor mengeklaim seluruh kewajiban kontrak, mulai dari tiket pesawat pergi-pulang hingga akomodasi hotel, sebenarnya sudah tersedia dan lunas.

Memasuki pukul 05.00 WIB pagi, pihak promotor kembali melakukan upaya negosiasi terakhir dengan menawarkan uang muka bagasi secara tunai. “Mbak, kalau misalnya saya dulu untuk jam 05.00 pagi ini, Mbak, saya cuma punya uang Rp20 juta. Kalau saya transfer 10 juta ini gimana, Mbak? Sisanya nanti sampai ketemu saya,” kata perwakilan promotor XYZ.

Tawaran tersebut kembali ditolak karena pihak manajemen band menilai waktu sudah terlalu mepet dengan jadwal penerbangan pukul 05.15 WIB.

Disisi lain, Juicy Luicy memberikan pernyataan di media sosial bahwa mereka “Dengan berat hati membatalkan penampilan di Batam karena pihak penyelenggara belum menyelesaikan kewajiban mereka,” tulisnya dalam keterangan tertulis.

Sebagai langkah penyelamatan, promotor sempat menawarkan penerbangan baru dengan maskapai Garuda Indonesia pada pukul 09.00 WIB. Namun permintaan itu tetap ditolak karena tim band dilaporkan sudah meninggalkan bandara.

“Mbak, bisa enggak, Mbak? Sambil anak-anak putar balik ke bandara kan berangkat masih jam 09.00 tuh kita orderin tiketnya buat Garuda,” ujar pihak panitia.

Kegagalan ini memicu situasi mencekam di lokasi acara yang dihadiri sekitar 10.000 penonton. Massa yang kecewa mulai meneriakkan kata “penipu” di depan panggung, bahkan muncul ancaman gerakan massa yang ingin membawa telur dan kayu ke dalam area stadion.

Terkait penyelesaian finansial, sengketa kini berlanjut ke ranah hukum karena pihak manajemen Juicy Luicy dikabarkan hanya sanggup mengembalikan dana sebesar Rp50 juta dari total Rp225 juta yang telah mereka terima.

Pihak promotor pun menyatakan siap membuktikan seluruh fakta lapangan karena mereka mengantongi data teknis dan bukti transfer yang lengkap.

Adapun, hingga berita ini ditulis, media sosial @juicyluicyband masih belum memberikan klarifikasi. Instagram pribadi sang vokalis, Uan Kaisar yaitu @uan.kaisar mendadak menghilang/tidak bisa diakses oleh netizen sejak Rabu, 9 September 2026. (hk/red)

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.