160 Guru Sekolah Rakyat Mengundurkan Diri, Apa Alasannya?

Rudy Hartono - 30 July 2025
Menteri Sosial Saifullah Yusuf

SR, Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan, sekitar 160 guru Sekolah Rakyat mengundurkan diri. Menurut Gus Ipul, 160 guru itu mengundurkan diri karena merasa penempatan kerjanya jauh dari rumah mereka.

“Kira-kira 160-an guru. Karena mereka merasa penempatannya itu jauh dari tempat tinggalnya,” kata Gus Ipul, Sabtu (26/7/2025). “Karena itu sistem ya, dan itu direkrut oleh Satgas, dengan sistem dan mekanisme yang dimiliki oleh BKN,” lanjut dia.

Kendati demikian, Gus Ipul menegaskan pihaknya sudah menyiapkan pengganti guru-guru yang mengundurkan diri tersebut dengan latar belakang pendidikan yang sama.

Sebanyak 53 Sekolah Sedang Berproses Menjadi Sekolah Rakyat Kata Gus Ipul, para guru di Sekolah Rakyat memiliki latar belakang pendidikan dan telah mengikuti program Pendidikan Profesi Guru.

Pergantian guru, lanjut dia, juga akan berlangsung tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat.

“Ini sudah siap di belakangnya, ada guru-guru yang siap menggantikannya. Mereka yang prinsipnya telah mengikuti proses pendidikan dalam profesi guru, dan mereka sudah mengikuti pendidikan profesi guru,” ujarnya.

Selain guru, Gus Ipul mengatakan pihaknya juga berupaya melengkapi kebutuhan tenaga pendidikan lainnya. Seperti wali asrama, wali asuh, petugas keamanan, hingga tenaga kebersihan. “Baik itu guru, siswa, maupun juga tenaga pendidikan yang lain. Seperti wali asrama, kemudian wali asuh, tenaga sekuriti, cleaning service, ini semua terus kita lengkapkan. Itu terus kita lengkapkan,” ucapnya.

Gus Ipul juga mengakui masih banyak yang harus diperbaiki dari Sekolah Rakyat, namun secara keseluruhan pelaksanaan Sekolah Rakyat berjalan dengan baik. “Jadi saya harus akui memang ada hal-hal yang harus kita perbaiki ke depan. Tapi secara umum, Alhamdulillah, semua sesuai jadwal,” pungkas Gus Ipul. (*/ant/red)

 

 

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.