Seniman Edurasa Pertemukan Kopi Indonesia dan Pastri Prancis di Surabaya

Rudy Hartono - 6 October 2026
Penutur asal Prancis Juliette Padare (kiri) dan Laureen Poignant tengah praktik menyedu kopi Indonesia saat acara Seniman Edurasa: From France Kitchen to Indonesia Table, di Seniman Coffee Jl Trunojoyo no 81, Surabaya, Sabtu (3/10/2026). (foto: debby devega/superradio)

SR, Surabaya – Upaya menanamkan budaya kopi Indonesia di panggung internasional menjadi fokus utama dalam acara Seniman Edurasa: From France Kitchen to Indonesia Table, yang digelar di Seniman Coffee Trunojoyo no 81, Surabaya, Sabtu (3/10/2026).

Managing Director PT Ahli Seduh Kopi (Seniman Coffee), Kenneth Prasetya, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya mengenalkan tradisi kopi lokal melalui buku dan pengalaman langsung, tetapi juga mengedukasi pelanggan mengenai standar kualitas dan proses di balik industri kopi.

“Melalui inisiatif ini, kami berupaya menjembatani cita rasa lokal dan internasional agar semakin dikenal luas oleh masyarakat multikultural,” ujar Kenneth.

Senada, Operational Manager Seniman Coffee, Daniel Natanael, menambahkan sentuhan perpaduan budaya dalam pengalaman kuliner tersebut.

“Sebagai bentuk perpaduan budaya, kami menyediakan berbagai pilihan pastri tradisional Prancis seperti croissant dan pain au chocolat untuk melengkapi pengalaman ngopi. Jadi pengunjung bisa merasakan pertemuan rasa Indonesia dan Perancis dalam satu meja,” kata Daniel.

Peserta dan nara sumber diskusi dan sharing produk dan budaya kopi di Seniman Coffee Trunojoyo no 81, Surabaya, Sabtu (3/10/2026). (foto: debby devega/superradio)

Kopi Indonesia Memikat Generasi Muda

Kekayaan kopi Nusantara ini pun mendapat apresiasi langsung dari dua penutur asal Prancis yang hadir sebagai narasumber, Juliette Padare dan Laureen Poignant. Keduanya menilai kopi Indonesia memiliki keberagaman yang autentik dan potensial menarik minat generasi muda.

Menurut Juliette, daya tarik bagi generasi muda dapat dibangun melalui variasi rasa yang luas. Sementara Laureen menyoroti nilai edukasi dari acara tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya untuk mencicipi minuman, tetapi juga membuka wawasan tentang budaya minum kopi di berbagai negara.

Lebih jauh, kedua narasumber sepakat bahwa acara ini berfungsi sebagai sarana edukasi untuk memperluas wawasan tentang dunia kopi secara menyeluruh, mulai dari petani, proses pasca panen, hingga tradisi penyajian.

Seniman Edurasa menjadi acara penutup rangkaian festival Rendez-vous Rasa 2026: France-Indonesia Gastronomy Week ini merupakan kolaborasi antara Seniman Coffee dan Institut français d’Indonésie (IFI) Surabaya. Diharapkan perjumpaan ini tidak hanya menjadi perayaan rasa, tetapi juga menjadi jembatan berkelanjutan untuk membawa kopi Indonesia semakin dikenal di kancah internasional.(dd/red)

 

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.