Ribuan Santri Ponpes Lirboyo Gunakan Hak Pilihnya

Yovie Wicaksono - 17 April 2019
Ribuan Santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Gunakan Hak Pilihnya di Pemilu 2019, Rabu (17/04/2019). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Ribuan santri mulai terlihat berdatangan di Aula Muktamar Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Rabu (17/04/2019), sejak 07.00 WIB. Sebagaimana layaknya santri, mereka datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan mengenakan peci dan sarung untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.

Aula Muktamar Ponpes Lirboyo memiliki delapan TPS, diantaranya TPS 26, TPS 27, TPS 28, TPS 29, TPS 30, TPS 31, TPS 32, dan TPS 33 dengan estimasi jumlah pemilih sebanyak 2.389 pemilih.

Santri asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Muhammad Syahroni Habibi (23) mengaku datang ke TPS karena ingin menggunakan hak pilihnya untuk kemajuan bangsa Indonesia. Disamping itu, sebelumnya para santri juga disarankan untuk tidak Golput. “Karena saya ingin menggunakan hak suara saya, untuk memajukan bangsa Indonesia. Yang sudah terdaftar tidak boleh Golput,” ujarnya.

Muhammad Syahroni tidak bisa pulang ke kampung halaman untuk mencoblos, lantaran di Pondok Pesantren masih ada kegiatan belajar. Begitu ada penawaran mengurus surat A5, momentum tersebut ia manfaatkan untuk mendaftar. ” Ya karena kegiatan belajar masih aktif, juga dari Pondok ada yang mau ngurus A5, ya sudah,” ujar pelajar kelas 2 Aliyah ini.

Sementara itu, salah satu anggota Komisioner KPU Kota Kediri, Jawa Timur, Anis Iva Permatasari menjelaskan, TPS yang berada di Aula Muktamar Ponpes Lirboyo termasuk dalam kategori TPS DPTB (daftar pemilih tambahan).

“Di Aula Muktamar ini adalah termasuk TPS yang didirikan berbasis DPTB. Ada 8 TPS yang berada di Aula Muktamar. Di Pondok Pesantren Lirboyo ada 17 TPS,” ujar Anis kepada Super Radio, saat sidak di Aula Muktamar bersama ketua KPU Kota Kediri Agus Rofik.

Secara keseluruhan, total jumlah Santri Pondok Pesantren Lirboyo yang menggunakan hak pilih memakai formulir model A5 atau menjadi pemilih pindahan mencapai 5.511.

“Mereka menggunakan hak pilihnya mulai 07.00 WIB sampai 13.00 WIB,” tandas anggota Komisioner yang membidangi Divisi Perencanaan, Data dan Informasi. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.