Rektor Unair Bangga Mahasiswa FTMM Luncurkan “Alerta” dan “Oscar”

Rudy Hartono - 26 September 2024
Rektor Unair, Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak CA bersama mahasiswa FTMM ujicoba "Alerta" dan Oscar. (sumber:rri)

SR, Surabaya – Mahasiswa dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) UNAIR yang tergabung dalam Tim Electrical Vehicle On Study (Tim EV-OS) merilis gokart listrik dan prototipe mobil listrik.

Gokart listrik Tim EV-OS diberi nama “Alerta” dan mobil listrik yang bernama “Oscar”, berhasil diselesaikan produksinya oleh Putu Anom Kornakata dan Habib Miftahudin di Gedung Olahraga Unair Kampus MERR-C, pada Rabu (25/9/2024).

Baik Alerta maupun Oscar karya Mahasiswa FTMM Unair akan diikutsertakan dalam kegiatan Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE), yang diadakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) dan kegiatan PLN Innovation & Competition in Electricity (PLN ICE) oleh PT PLN Persero tahun 2024.

Dalam peluncuran Alerta dan Oscar tersebut, dihadiri langsung Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak CA, Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Prof Dr Bambang Sektiari Lukiswanto DEA DVM, Direktur Kemahasiswaan, Prof Dr M Hadi Shubhan SH MH CN, Dekan FTMM Prof Dr Dwi Setyawan SSi MSi Apt bersama jajaran Wakil Dekan FTMM, dan juga jajaran dosen tim pembina EV-OS.

“Kita bangga, mahasiswa kita telah meluncurkan dua buah karya yakni Alerta dan Oscar dari fakultas teknik, yang perlu kita apresiasi dengan bangga. Alerta dan Oscar menjadi prestasi dan karya luar biasa, dan sudah setara dengan tugas akhir, sehingga mahasiswa tidak perlu menulis skripsi lagi,” ujar Prof Nasih.

Rektor Unair dan Tim EV-OS juga melakukan test drive untuk menguji kelayakan kedua kendaraan, di lintasan depan Gedung Olahraga Unair.

Sementara itu, Prof Dwi, selaku dekan FTMM mengakui tim membutuhkan waktu kurang lebih 6 bulan untuk proses produksi mobil dan gokart yang cepat dan efisien. Prof Dwi menambahkan proses pembuatan Alerta dan Oscar ini berjalan efisien karena melibatkan banyak mahasiswa dari berbagai studi di FTMM.

“FTMM memiliki lima prodi yang belajar banyak aspek. Seperti, aspek elektrikal ini dikerjakan oleh mahasiswa teknik elektro. Kemudian dari teknik robotika dan kecerdasan buatan memgerjakan proses otomasi. Serta melibatkan mahasiswa teknik industri untuk mengerjakan desain, sehingga pengerjaannya lebih efisien dan cepat, kira-kira enam bulan,” ujar Prof Dwi. (*/rri/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.