Purabaya Masih Sepi Penumpang

Yovie Wicaksono - 18 June 2020
Situasi Terminal Purabaya, Kamis (18/6/2020). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Sidoarjo – Meski telah beroperasi pasca berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya pada 9 Juni 2020 lalu, Terminal Purabaya masih terpantau sepi penumpang.

“Kondisi sepi sekali, istilahnya untuk pengenalan armada, kru bus, terutama untuk pengusaha dan penumpang terkait aturan sesuai protokol kesehatan yang kita terapkan,” ujar Kepala Unit Terminal Purabaya, Imam Hidayat, Kamis (18/6/2020).

Berdasarkan data perbandingan realisasi jumlah penumpang pada masa pantauan siaga antisipasi virus Corona di Terminal Purabaya, pada Selasa (9/6/2020) hingga Rabu (17/6/2020), jumlah kedatangan bus semakin hari cenderung semakin bertambah dengan rata-rata perhari 85 kedatangan bus. Angka ini turun 92 persen dibanding angka rata-rata kedatangan bus pada hari biasa, yakni 1,012 bus.

Jumlah keberangkatan bus tergolong fluktuatif, dengan rata-rata perhari 97 keberangkatan bus. Angka ini turun 89 persen dibanding angka rata-rata keberangkatan bus pada hari biasa, yakni 910 bus.

“Kemungkinan besar angka bus turun karena surat-surat yang diperlukan (surat kelengkapan armada yang masih berlaku dan surat sehat untuk kru bus) mungkin belum lengkap,” ujar Imam.

Sementara untuk jumlah kedatangan penumpang, tiap harinya juga cenderung mengalami kenaikan dengan rata-rata perhari terdapat 692 penumpang yang datang. Angka ini turun 98 persen dibanding angka rata-rata kedatangan penumpang pada hari biasa, 29.000 orang.

Lalu untuk jumlah keberangkatan penumpang juga tergolong fluktuatif dengan rata-rata perhari 823 penumpang yang berangkat. Angka ini turun 97 persen dibanding angka rata-rata keberangkatan penumpang pada hari biasa, 28.300 orang.

Angka kedatangan dan keberangkatan penumpang paling banyak terjadi pada Selasa (16/6/2020), yakni 2.597 penumpang datang dan 2,345 penumpang yang diberangkatkan.

“Mungkin sama dengan armada bus tadi, dimana calon penumpang belum melengkapi surat sehat maupun surat jalan dan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) atau bisa dari calon penumpang sendiri yang masih takut atau was-was” pungkasnya. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.