Puluhan Kader PDIP Jombang Ikuti Psikotes, Fokus Dalam Hal Ini
SR,Jombang – Suasana Aula Perjuangan Kantor DPC PDI Perjuangan Jombang, Jawa Timur, tampak berbeda pada Minggu (5/4/2026). Puluhan kader berbaju merah duduk rapi, raut wajah mereka serius menatap lembar-lembar soal di hadapannya.
Hari ini, sebanyak 90 kader tengah mengikuti tahapan psikotes kompetensi. Ini bukan sekadar ujian formalitas, melainkan gerbang utama bagi mereka yang membidik kursi Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan se-Kabupaten Jombang.
Dari total 130 nama yang masuk ke meja panitia, 90 peserta terpilih hadir untuk membuktikan bahwa mereka layak memimpin mesin partai di akar rumpu
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jombang, Donny Anggun menegaskan, partai tidak sedang mencari sosok dengan angka intelegensi (IQ) selangit semata. Baginya, ada variabel yang jauh lebih penting untuk memimpin sebuah organisasi politik: Ideologi.
“Ini bukan soal IQ tinggi, tapi soal bagaimana cara peserta memandang ideologi. Kami ingin melihat cara mereka menyayangi negeri ini dan sejauh mana konsistensi mereka terhadap garis perjuangan partai,” ujar Donny di sela-sela kegiatan.
Menurut Donny, tes ini dirancang untuk membedah karakter kepemimpinan yang tahan banting dan tidak mudah goyah oleh kepentingan sesaat.
Senada dengan Donny, Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Sumrambah, memberikan pesan mendalam saat membuka acara.
Di hadapan para kader, ia mengingatkan bahwa PDI Perjuangan bisa tetap berdiri kokoh dan rukun hingga hari ini karena memegang teguh asas kekeluargaan.
Sumrambah menggarisbawahi sebuah pesan menohok: kekuatan utama partai bukan terletak pada tumpukan logistik atau materi.
“Rohnya PDI Perjuangan adalah gotong royong, bukan uang. Kemenangan yang kita raih selama ini bukan karena kekuatan finansial, tapi berkat gotong royong seluruh simpatisan dan kader,” tegas Sumrambah disambut tepuk tangan peserta.
Melalui tahapan psikotes ini, DPC PDI Perjuangan Jombang berharap dapat menyaring barisan pemimpin di tingkat kecamatan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki loyalitas tinggi dan jiwa pengabdian yang tulus kepada masyarakat.
Langkah ini menjadi fondasi bagi partai untuk memastikan bahwa setiap “nakhoda” di tingkat kecamatan adalah mereka yang benar-benar memahami arti pelayan rakyat. (fa/red)
Tags: #Jombang #PDIPerjuangan #Politik #GotongRoyong #Sumrambah #KaderPartai #JawaTimur #PsikotesPolitik
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.


