Puan Dorong Adanya Peta Jalan Vaksinasi Global

Yovie Wicaksono - 8 October 2021
Ketua DPR RI dalam Seventh Group of 20 (G20) Parliamentary Speakers’ Summit di Italia. Foto : (Istimewa)

SR, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani membahas terkait peta jalan vaksinasi global sebagai upaya dunia mengakhiri pandemi Covid-19 dalam Seventh Group of 20 (G20) Parliamentary Speakers’ Summit (P20) di Italia, baru-baru ini.

Dalam forum parlemen negara-negara G20 itu, Puan menyampaikan bahwa saat ini tingkat vaksinasi di Indonesia mencapai lebih dari 150 juta suntikan dan diharapkan mencapai 70 persen target suntikan pertama sebelum akhir tahun 2021.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu mengatakan, ada beberapa hal yang P20 dapat lakukan guna mengangkat beban sosial dan menciptakan pekerjaan. Pertama, dengan memperkuat laju pemulihan pandemi dan mempercepat vaksinasi global.

“Penanganan kesehatan adalah kunci pemulihan. Dunia memerlukan Rencana Global mengakhiri pandemi, termasuk peta jalan vaksinasi global untuk mencapai distribusi vaksin secara adil dan merata,” ujar Puan. 

Dalam diskusi bertajuk Response to the Social and Employment Crisis caused by the Pandemic itu, Ketua DPR RI Puan Maharani merinci sejumlah langkah terkait peta jalan vaksinasi global. Mulai dari mendukung dose-sharing, meningkatkan dan diversifikasi produksi vaksin global, mendukung transfer teknologi dan pengecualian hak kekayaan intelektual, serta menghapuskan diskriminasi vaksin.

“P20 pun  bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat dan seimbang di berbagai kawasan sebagai langkah kedua guna mengangkat beban sosial akibat pandemi Covid-19,” ujar Puan. 

Politisi PDI Perjuangan itu menyebut, pertumbuhan ekonomi yang positif akan membuka kembali lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran.

Ia juga mendorong masyarakat internasional mendukung negara berkembang untuk mengatasi dampak sosial pandemi. 

Cucu Bung Karno itu menyinggung pula perlunya masyarakat internasional membantu aspek sosial di negara berkembang, termasuk kesetaraan gender. Potensi perempuan perlu terus diberdayakan pada masa pemulihan pandemi. Jika perempuan maju, maka suatu negara juga akan maju.

Mantan Menko PMK itu lantas mengajak negara-negara G20 melalui forum P20 untuk meningkatkan kemitraan global dan memperkuat multilateralisme untuk cepat menyelesaikan dampak pandemi Covid-19

“Dengan demikian kita dapat bersama mengakhiri pandemi, termasuk menyelesaikan krisis sosial dan ketenagakerjaan,” ujar Puan. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.