Proyek Pasar Ploso Senilai Rp 3,9 Miliar Rusak, DPRD Jombang Bakal Panggil Dinas Terkait

Yovie Wicaksono - 21 March 2026
Kondisi atap teras lantai 2 sisi utara bangunan baru Pasar Ploso, Jombang yang ambruk. Foto : (kabarjombang.com/Kevin Nizar).

SR,Jombang – Komisi C DPRD Jombang menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ambruknya kanopi bagian depan Pasar Ploso, Jombang, Jawa Timur

Kejadian tersebut menjadi sorotan lantaran proyek rehabilitasi pasar itu baru saja diserahterimakan kurang dari tiga bulan yang lalu dengan menelan anggaran fantastis mencapai Rp 3,9 miliar.

Peristiwa ambruknya konstruksi tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Anggota Komisi C DPRD Jombang, Syaifullah, menyayangkan kerusakan infrastruktur yang tergolong masih sangat baru tersebut. Menurutnya, insiden ini menimbulkan tanda tanya besar terkait standar pengerjaan di lapangan.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Proyek dengan anggaran kurang lebih Rp 3,9 miliar dan baru tiga bulan serah terima, justru kanopinya sudah ambruk. Ini menjadi pertanyaan besar bagi kita semua mengenai kualitas perencanaan dan pelaksanaannya,” ujar Syaifullah kepada Super Radio, Sabtu (21/3/2026).

Dua Legislator dari PDIP Jombang saat Meninjau Pasar Ploso Jombang, Kamis (19/3/206). Foto :(Istimewa)

Senada dengan Syaifullah, Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang, Syamsul Huda, menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti temuan ini secara formal. Ia memastikan akan ada pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait untuk dimintai pertanggungjawaban.

DPRD Jombang berencana memanggil dinas terkait beserta kontraktor pelaksana untuk memberikan klarifikasi secara rinci.

“Setelah libur bersama Idul Fitri, kami akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan dinas terkait dan pelaksana bangunan,” tegas Syamsul yang juga merupakan kader PDI Perjuangan (PDIP) tersebut.

Syamsul menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan dana publik. Investigasi menyeluruh diperlukan untuk mengungkap apakah terdapat unsur kelalaian dalam pemilihan material atau kesalahan prosedur dalam proses pembangunan.

Sebelumnya, dua legislator dari Fraksi PDIP tersebut telah meninjau langsung lokasi kejadian pada Kamis siang untuk melihat tingkat kerusakan dan mengumpulkan data awal sebagai bahan evaluasi legislatif. (fa/red)

Tags: , , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.