Profesor Masdar Hilmy Kembali Pimpin UINSA Periode 2026-2030
SR, Surabaya – Penguatan reputasi akademik di tingkat internasional menjadi target utama Prof. Masdar Hilmy, M.A., Ph.D., setelah kembali menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya untuk periode 2026-2030.
Guru besar bidang sosiologi tersebut resmi dilantik oleh Menteri Agama RI di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Dalam periode kepemimpinannya, Masdar membawa visi UINSA Goes Global dengan menitikberatkan peningkatan produktivitas akademik dosen dan guru besar, kualitas penelitian, serta publikasi ilmiah yang diakui secara internasional.
Masdar menegaskan, upaya membawa UINSA ke tingkat global tidak cukup hanya dengan mengembangkan program internasional.
Kampus juga perlu memperkuat fondasi akademik agar karya ilmiah sivitas akademika memiliki kualitas dan kontribusi yang lebih luas.
“Saya ingin membawa UINSA Goes Global; mengangkat marwah dan reputasi UINSA di panggung akademik nasional dan internasional,” ujar Masdar saat memaparkan arah strategis kepemimpinannya kepada SURYA.co.id, Jumat (16/10/2026).
Untuk mewujudkan visi tersebut, Masdar menyiapkan strategi yang berorientasi pada peningkatan produktivitas akademik, penguatan penelitian, dan peningkatan dampak publikasi ilmiah.
Menurut dia, kualitas karya akademik perlu ditingkatkan agar hasil penelitian dosen dan guru besar UINSA semakin dikenal serta dirujuk oleh komunitas ilmiah internasional.
“Visi ini dilakukan melalui strategi peningkatan produktivitas akademik dosen dan guru besar UINSA, meningkatkan indeks sitasi karya akademik mereka, dan menciptakan ekosistem penelitian yang berkualitas sesuai standar internasional,” tuturnya.
Indeks sitasi menjadi salah satu perhatian dalam strategi tersebut karena dapat menggambarkan sejauh mana karya ilmiah dirujuk oleh peneliti lain.
Melalui peningkatan kualitas riset dan publikasi, UINSA diharapkan dapat memperluas visibilitas penelitian sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Selain mendorong publikasi, pengembangan ekosistem penelitian yang berkualitas juga menjadi bagian penting dari agenda internasionalisasi kampus.
Lingkungan akademik yang mendukung kolaborasi dan keberlanjutan riset diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah yang kompetitif.
Kembali Menjabat Setelah Periode 2018-2022
Pelantikan Masdar sebagai Rektor UINSA periode 2026-2030 menandai kembalinya ia memimpin kampus tersebut setelah sebelumnya menjabat pada periode 2018-2022. Pengalaman kepemimpinan itu menjadi bagian dari rekam jejaknya dalam pengembangan universitas.
Sebelum kembali menduduki posisi rektor, Masdar juga pernah mengemban tugas sebagai Direktur Pascasarjana UINSA.
Masdar lahir di Tegal pada 2 Maret 1971. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIN Sunan Ampel Surabaya pada 1990-1994.
Kemudian melanjutkan studi magister di McGill University, Kanada, dan meraih gelar doktor dari University of Melbourne, Australia.
Sebagai akademisi, Masdar menulis berbagai isu sosial-keagamaan, antara lain Islam, demokrasi, radikalisme, multikulturalisme, serta perubahan sosial-keagamaan. Karya-karyanya dipublikasikan melalui jurnal ilmiah dan media massa.(*/red)
Tags: masdar hilmy, rektor uinsa, superradio.id, terpilih lagi
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





