Ribuan Jamaah Padati Pemkab Gresik Bersholawat Minta Hujan
SR, Gresik – Ribuan jamaah memadati halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik Jawa Timur dalam kegiatan Gresik Bersholawat 2026, Kamis (15/10/2026) malam. Selain melantunkan sholawat bersama, para jamaah memanjatkan doa untuk keberkahan, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik.
Antusiasme warga terlihat sejak awal acara. Jamaah tidak hanya datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik, tetapi juga dari daerah tetangga, seperti Surabaya dan Lamongan.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Hadir pula alim ulama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, serta tamu undangan dari daerah sekitar.
Rangkaian Gresik Bersholawat 2026 diawali dengan pembacaan tawasul, kemudian dilanjutkan lantunan sholawat yang dipimpin Habib Ali Zainal Abidin Assegaf bersama Majelis Ta’lim dan Sholawat Az-Zahir dari Pekalongan.
Ribuan jamaah mengikuti setiap lantunan sholawat dengan khusyuk. Suasana religius menyelimuti halaman pusat pemerintahan Kabupaten Gresik tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh jamaah.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh jamaah dan elemen masyarakat yang telah hadir. Semoga majelis sholawat ini semakin mempererat kekompakan kita serta menambah kecintaan kita kepada junjungan Nabi Agung Muhammad SAW,” ujar Bupati Yani.
Bupati Yani berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Gresik. Ia mengajak jamaah berdoa agar daerah itu senantiasa mendapat perlindungan Allah SWT, dijauhkan dari musibah, serta diberi kemakmuran dan kesejahteraan.
Selain mendoakan Kabupaten Gresik, Bupati Yani mengajak masyarakat menunjukkan kepedulian terhadap daerah lain yang sedang menghadapi musibah. Ia menilai doa dan solidaritas merupakan bagian penting dalam membangun kepedulian antarsesama.
Setelah rangkaian sholawat dan doa bersama, acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh KH. Ahmad Anwar Zahid, pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah, Bojonegoro. (*/red)
Tags: gresik, jamaah bersholawat, salat minta hujan, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





