Pelatihan Safety Riding Bagi Komunitas Sepeda

Yovie Wicaksono - 28 June 2020
Komunitas sepeda mendapat pelatihan safety riding. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Meningkatnya intensitas kegiatan bersepeda pada malam hari saat masa pandemi Covid-19, membuat Unit Lantas Polres Kediri Kota perlu untuk melakukan pengawasan. Salah satu upaya yang dilakukan diantaranya dengan  memberikan pelatihan safety riding dan etika berlalu lintas secara benar.

Pelatihan ini diberikan kepada 50 orang, gabungan dari komunitas sepeda kuno, ojek pangkalan serta ojek online.

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana berharap dengan adanya pelatihan ini masing-masing komunitas mengerti tentang aturan lalu lintas.

Menurutnya, pada saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, jumlah warga kota Kediri yang bersepeda malam hari mengalami peningkatan. Dalam hal ini pihaknya tidak bisa melarang kegiatan tersebut, tetapi setidaknya harus dilakukan sesuai protokol kesehatan.

“Terutama di masa pandemi Covid-19 ini, seperti kita lihat kalau di malam hari di Kota Kediri  sangat ramai masyarakat menggunakan waktunya dengan bersepeda. Kita berikan pelatihan dimana kegiatan bersepeda tetap bisa dilaksanakan protokol kesehatan juga bisa,” ujar Miko, Minggu (28/6/2020).

Ia mengatakan, jika etika berlalu lintas dapat dilaksanakan secara benar, maka tidak ada yang dirugikan, sehingga outputnya masyarakat dapat berolahraga bersepeda secara sehat dan tidak mengganggu pengguna jalan yang melintas.

Adapun materi pelatihan safety riding yang diberikan adalah terkait aturan lalu lintas, serta protokol kesehatan bagi pengendara maupun pengemudi sepeda.

Unit Lantas Polres Kediri Kota mencatat belakangan ini ada sejumlah bentuk pelanggaran yang telah  dilakukan oleh pesepeda, antara lain menerobos lampu merah dan tidak menerapkan protokol kesehatan secara benar.

“Untuk sementara kita hanya memberikan imbauan, karena untuk aturan terkait hal ini belum ada. Namun demikian ketika ada aturan yang dilanggar kita akan memberikan tilang,” ujarnya.

Rencananya pelatihan ini akan diberikan secara periodik setiap satu minggu sekali. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pesepada. Kecelakaan tunggal ini terjadi dua kali di wilayah Polres Kediri Kota.

Sementara itu, salah satu anggota komunitas sepeda tua Indonesia (KOSTI) Kediri, Sugeng Prayitno mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pihak Kepolisian.

Menurutnya, pelatihan memang harus diberikan agar jangan sampai ada jatuh korban karena kecelakaan lalu lintas.

Ia sendiri bersama teman yang lain akan terus  berupaya untuk mematuhi peraturan lalu lintas serta menjalankan protap kesehatan. Diakuinya memang masih ada sejumlah orang yang terlihat  masih bergerombol saat bersepeda sehingga memakan ruas badan jalan.

“Biasanya bergerombol banyak, walau sepeda mendapat prioritas jangan sampai beriringan makan jalan,” imbau Sugeng. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.