Mimien Prasetiyo Pimpin FPPI Jatim, Fokus Cetak Wanita Mandiri dan Tangguh
SR, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Jawa Timur sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) yang berujung pada penetapan kepemimpinan yang baru.
Dari gelaran besar yang dihadiri 11 dari 18 DPC dan digelar di Hotel Majapahit, Surabaya, pada Rabu (22/7/2026) itu, tercapai hasil mufakat. Yakni memilih Ir. Mimien Prasetiyo sebagai ketua DPD FPPI Jatim yang baru.
Ketua Sidang Musda, Redatini, menyebut, seluruh tahapan musyawarah telah dipersiapkan dengan matang sehingga proses pengambilan keputusan berjalan tanpa kendala berarti.
“Musda berjalan lancar. Kami memang sudah persiapkan dengan matang dan teman-teman dari cabang sudah terbiasa, sehingga semuanya dapat sukses dilaksanakan,” ungkap Redatini.
Ia pun berharap estafet kepengurusan yang baru, bisa makin mengembangkan sinergi lintas sektor. Menyatukan semangat untuk memerjuangkan hak perempuan kedepan. Sisi advokasi juga menjadi prioritas yang ditekankan. Terutama terkait perlindungan terhadap hak-hak perempuan dan anak.
Untuk itu ia mengingatkan pengurus baru untuk tetap konsisten mengawal kasus-kasus krusial seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan hak ekonomi.
“Jadi bagaimana bisa bekerja sama dengan organisasi lain sesama perempuan tidak melihat itu politik dan lain sebagainya tapi kita tetap memperjuangkan perempuan ke depan. Hak perempuan, hak kesehatan perempuan bersama-sama dengan organisasi wanita lainnya,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Ketua DPP FPPI Dr. Hj. Marlinda Irwantl, SE, MSi. Ia dengan tegas mengingatkan pengurus baru untuk berdampak. Memberi manfaat nyata dari organisasi ke masyarakat. “Jangan sampai setelah dilantik tidak melakukan apapun,” sebutnya dalam sambutan.

Hal ini langsung disanggupi oleh Ketua DPC FPPI Jatim Ir. Mimien Prasetiyo. Ia menegaskan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi internal. Mimien berencana dalam waktu dekat akan mengumpulkan seluruh jajaran pengurus pusat daerah dan cabang guna merumuskan program kerja yang konkret bagi kemajuan perempuan.
Ia pun menekankan, fokus utama kepemimpinannya, membangun karakter perempuan Jawa Timur yang kuat dan memiliki keahlian nyata. “Tujuannya kita adalah untuk memajukan perempuan Indonesia khususnya di wilayah Jawa Timur agar menjadi wanita yang mandiri, tangguh, cerdas, dan berprestasi,” tegasnya saat ditemui usai acara.
Selain penguatan internal, FPPI Jawa Timur di bawah kepemimpinan Mimien juga menargetkan ekspansi organisasi yang masif di seluruh wilayah provinsi. Saat ini, organisasi membawahi 18 DPC, dan ditargetkan seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur akan segera memiliki kepengurusan FPPI dalam tahun ini.
“Tantangan yang paling berat adalah wanita yang tidak dapat berdaya, baik di lingkungan terkecil seperti keluarga hingga RT/RW sehingga timpang dan mengalami KDRT, dan ini jadi perhatian kami,” tandasnya. (hk/red)
Tags: aktifis perempuan, fppi, mimien prasetiyo, musda, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





