Sopir Angkot Sidoarjo Demo Tolak Transit Bus Trans Jatim di Medaeng
SR, Surabaya – Ratusan sopir angkot asal Kabupaten Sidoarjo, mengeluhkan adanya sistem transit Trans Jatim di Halte Medaeng yang membuat pendapatan menurun.
Ratusan sopir tersebut melakukan aksi unjuk rasa dengan memarkirkan angkotnya masing-masing di depan halaman Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Serikat Sopir Indonesia (SSI), Siswoyo (47), mengatakan bahwa sopir yang melakukan aksi demonstrasi di Kantor Dishub Jatim hari ini tidak hanya berasal dari Sidoarjo, tapi juga luar daerah.
“Kami memperjuangkan aspirasi dari teman-teman khususnya di Sidoarjo, terkhusus lagi jalur yang terdampak dengan adanya halte Trans yang ada di Medaeng,” kata Siswoyo di depan Kantor Dishub Jatim, Rabu.
Menurut pengakuan sopir angkot, pemberhentian Trans Jatim di Halte Medaeng, membuat mereka merugi. Sebab, penumpang lebih memilih naik Trans Jatim ketimbang angkot.
“Di mana halte tersebut digunakan sebagai transit Trans Jatim, sehingga penumpang yang biasanya didapat oleh teman-teman berkurang secara drastis,” ungkap Siswoyo.
Keluhan pendapatan menurun hingga 70 persen dirasakan oleh sopir angkot kurang lebih sejak tiga bulan terakhir. Sebab, kawasan Halte Medaeng menjadi sentral bagi sopir angkot menarik penumpang.
Halte Medaeng merupakan salah satu pemberhentian Trans Jatim pada wilayah aglomerasi Gerbangkertosusila yang melayani bus Koridor 1 Sidoarjo-Terminal Bungurasih, Koridor 2 dengan trayek Surabaya–Mojokerto, dan Koridor 5 rute Bangkalan–Surabaya.
Para sopir angkot ingin seluruh koridor yang transit di Halte Medaeng langsung menuju Terminal Bungurasih yang jaraknya sekitar 1,9 kilometer.
Menurut mereka, selain pendapatan bisa kembali kondusif, Terminal Bungurasih juga akan kebanjiran penumpang. “Ya, dimasukkan saja ke Bungurasih. Agar supaya apa? Bungurasih sekarang kondisinya kayak kuburan, sepi banget. Tapi, kalau tidak transit di Medaeng, langsung masuk, saya yakin aktivitas di Bungurasih akan melonjak,” kata Siswoyo.
Dia mengatakan, para sopir angkot akan kembali menggelar aksi demonstrasi pada pekan depan apabila tidak ada solusi konkret dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur terkait masalah tersebut. (*/red)
Tags: demo, halte trans jatim, sopir angkot sidoarjo, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





