Pemkot Kediri Edukasi Masyarakat Tentang Covid-19 Melalui Film Pendek

Yovie Wicaksono - 2 February 2021
Pemda Kediri Edukasi Masyarakat Tentang Covid-19 Melalui Film Pendek. Foto : (Pemkot Kediri)

SR, Kediri – Hampir satu tahun, masyarakat  dihadapkan dengan wabah pandemi virus Covid-19 yang melanda hampir seluruh wilayah di dunia, termasuk Indonesia. Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, baik oleh pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

Adapun salah satu upaya Dinas Kesehatan Kota Kediri untuk melakukan pencegahan adalah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19 melalui film pendek.

 

Film pendek yang mengkombinasikan unsur tradisi dan penanganan pandemi ini, berhasil membawa nuansa baru untuk mengajak masyarakat selalu waspada terhadap Covid-19.

“Akhir-akhir ini kewaspadaan masyarakat kami amati sedikit menurun, untuk itu kami berusaha mengingatkan kembali supaya tetap waspada dan tidak lengah melalui film ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Fauzan Adima, Selasa (2/2/2021).

Selain itu, dalam film pendek ini juga tersimpan sebuah pesan agar masyarakat tidak terpengaruh berita hoax, yang sempat membuat masyarakat cemas  terhadap vaksin Covid-19.

“Berita hoax yang beredar tentang vaksinasi cukup meresahkan masyarakat, padahal sebenarnya tidak demikian,” pungkasnya.

Menurutnya, vaksin yang digunakan ini aman, suci dan halal, jadi masyarakat tidak perlu khawatir lagi. “Saya pastikan aman,” tandasnya.

Dalam film berdurasi 4 menit 16 detik yang diunggah di akun Instagram resmi Dinas Kesehatan Kota Kediri ini (@dinkes_kotakediri), mendapatkan respon yang baik. Pasalnya, unggahan ini juga dibagikan ulang oleh sejumlah akun media sosial yang lain.

Secara umum, film ini mengisahkan tentang sebuah kerajaan yang sedang berjuang melawan tentara virus korona. Hingga kemudian sebuah ‘pusaka’ berhasil ditemukan dan ampuh untuk melawan para tentara korona ini.

Berkat didukung dengan pemeran yang terampil dan kostum yang menarik, film pendek ini tidak hanya menarik untuk orang dewasa saja, melainkan juga anak-anak sekalipun.

“Kami berharap dengan cara unik ini, kewaspadaan masyarakat dapat meningkat dan harapan kita bersama, wabah korona ini bisa segera menghilang,” pungkasnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.