Peduli Kesehatan, SPMB Situbondo Wajibkan Calon Siswa Punya Sertifikat Imunisasi
SR, Situbondo – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, memberlakukan syarat tersertifikasi imuniasi lengkap bagi calon siswa baru PAUD, TK dan SD pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Dwi Herman Susilo menyatakan bahwa aturan tersebut baru diterapkan tahun ini.
Dasar aturannya yakni Instruksi Bupati Situbondo nomor 100.3.4.2/240/431.001/2025 tentang Pelaksanaan Penertiban Sertifikasi Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) sebagai Dokumen Pendukung Penerimaan Siswa Baru. “Iya benar dan baru berlaku pada 2026,” kata Dwi pada Selasa (26/5/2026) seperti dikutip kompas.com.
Berikut syarat imunisasi yang wajib dilakukan oleh calon siswa. Vaksin Hepatitis B, Polio 1, BCG, Polio 2, DPT-HB-Hib 1, Polio 3, DPT-HB- Hib 2, Polio 4, DPT-HB-Hib3, Polio Tetes, Campak, Booster dan vaksin rotavirus.
Dwi menyatakan, persyaratan siswa untuk sekolah PAUD, TK dan SD tersebut bukan satu-satu faktor penerimaan. Para calon siswa tetap akan bersekolah dengan catatan kelengkapan vaksinasi menyusul. “Tetap bisa sekolah dan bagi siswa yang vaksinasinya belum lengkap maka akan dilengkapi saat sekolah,” katanya.
Dwi juga menyatakan, setiap puskesmas di Situbondo akan memberikan keterangan bagi siswa yang belum melengkapi imunisasinya. Sehingga, imunisasi akan dijadwalkan di kemudian hari. “Saat sekolah tetap akan ada imunisasi jika yang sudah lengkap tidak perlu imunisasi kembali,” katanya.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Situbondo, Imam Sujoko menyatakan, aturan tersebut diberlakukan pada tahun ini. Siswa yang belum imunisasi lengkap tetap bisa masuk sekolah. “Sertifikasi IDL bukan persyaratan utama penerimaan siswa baru, siswa yang belum lengkap imunisasi tetap bisa masuk sekolah, imunisasinya menyusul, hal itu demi kesehatan anak,” katanya. (*/red)
Tags: Imunisasi, Pemkab situbondo, spmb 2026, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





