Pastikan Mudik Aman, Dewanti Rumpoko Dorong Sinergi Lintas Sektor Perbaiki Infrastruktur Jatim

Rudy Hartono - 7 March 2026
Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Dewanti Rumpoko

SR, Surabaya – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Dewanti Rumpoko, memberikan perhatian serius terhadap kesiapan infrastruktur dan fasilitas publik menjelang musim mudik dan libur hari raya.

Sebagai representasi partai yang berfokus pada kerja nyata untuk rakyat, Dewanti turun langsung memantau kondisi jalan provinsi yang saat ini diperkirakan telah mencapai tingkat kesiapan hingga 90 persen. Langkah ini mempertegas komitmen PDI Perjuangan dalam memastikan kenyamanan mobilitas warga serta keselamatan para pemudik yang masuk ke wilayah Jawa Timur.

Dewanti Rumpoko, yang memiliki rekam jejak mumpuni sebagai Wali Kota Batu periode 2017–2022, kini membawa pengalaman eksekutifnya ke ranah legislatif di Komisi D yang membidangi pembangunan.

Kader senior PDI Perjuangan ini menekankan bahwa meskipun progres fisik jalan sudah sangat baik, faktor cuaca ekstrem tetap menjadi tantangan yang harus diantisipasi secara cepat oleh pemerintah provinsi. “Provinsi ya sudah boleh dibilang 90 persen mantap. Cuma saya tidak tahu lagi beberapa hari ini kan sedang ada badai topan angin jadi banyak pohon yang tumbang,” ujar Dewanti saat memberikan keterangan terkait hasil pantauannya.

Lebih lanjut, Dewanti menyoroti titik-titik krusial yang masih memerlukan evaluasi teknis, salah satunya adalah efektivitas drainase di kawasan strategis. Ia mengungkapkan temuan terkait pembangunan gorong-gorong di wilayah Soekarno Hatta (Suhat), kota Malang, yang ternyata belum sepenuhnya mampu mengatasi genangan air saat intensitas hujan tinggi. “Pembangunan yang di Suhat untuk gorong-gorong ternyata waktu hujan di tempat itu masih banjir. Walaupun sudah agak berkurang, tapi tetap saja masih banjir,” ungkapnya dengan nada lugas yang menjadi ciri khas kepemimpinan PDI Perjuangan yang transparan dan solutif.

Bagi Dewanti, permasalahan banjir ini tidak boleh dianggap remeh, terutama saat memasuki puncak hari raya di mana volume kendaraan dan aktivitas masyarakat akan meningkat drastis. Ia mendesak instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan teknis agar fasilitas yang sudah dibangun benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal ini merupakan bagian dari pengawasan ketat yang dilakukan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim agar setiap anggaran pembangunan dikelola secara optimal untuk kepentingan publik.

Selain infrastruktur jalan, sektor pariwisata juga menjadi perhatian utama mengingat Jawa Timur merupakan destinasi favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dewanti memprediksi akan terjadi lonjakan pengunjung yang signifikan, sehingga kesiapan tempat wisata dari sisi keamanan dan kenyamanan menjadi harga mati.

“Saya berharap bukan hanya untuk fasilitas jalan, tetapi tempat-tempat wisata juga mempersiapkan itu. Semua dipersiapkan dengan baik agar supaya wisatawan bisa menikmatinya dengan nyaman dan aman,” tegasnya.

Dalam menghadapi potensi kemacetan, Dewanti juga mendorong penguatan koordinasi antara Kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) di titik-titik rawan. Ia menekankan pentingnya antisipasi dini terhadap lonjakan kedatangan pemudik, khususnya mereka yang berasal dari luar Jawa Timur.

“Tempat-tempat kemacetan, tempat-tempat yang rawan pasti sudah diketahui oleh maupun kepolisian. Tolong itu betul-betul disiapkan untuk melonjaknya kedatangan wisatawan dan pemudi-pemudi yang datang dari luar Jawa Timur,” imbuh tokoh perempuan PDI Perjuangan ini.

Dewanti Rumpoko menekankan bahwa kunci keberhasilan pelayanan publik saat musim libur panjang adalah kolaborasi yang solid antar tingkat pemerintahan. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menanggalkan ego sektoral demi kepentingan rakyat banyak.

“Sinergi antara provinsi dan pemerintah daerah dan kota itu sangat harus dilakukan. Mudah-mudahan itu bisa dipersiapkan dengan baik,” pungkasnya. (js/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.