Mitos dan Fakta Tentang Kanker Payudara

Yovie Wicaksono - 26 October 2022
Salah Satu Koleksi di Museum Kanker Surabaya. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Setiap 26 Oktober diperingati sebagai Hari Kanker Payudara Sedunia untuk mengedukasi serta menyebarkan kewaspadaan kepada masyarakat tentang bahaya, penyebab, gejala, tindakan pencegahan, hingga pengobatan jika terkena kanker payudara.

Dilansir dari ANTARA, banyak mitos dan fakta yang beredar mengenai penyakit kanker payudara. Berikut penjelasannya ;

1. Periksa payudara sendiri hanya untuk perempuan dewasa adalah mitos.

Kita tidak perlu menunggu sampai tua untuk memeriksa payudara sendiri. Deteksi dini penting dilakukan untuk menekan angka kasus penyakit kanker tersebut, karena semakin lambat penanganannya maka semakin panjang masa pengobatannya.

“Jika kanker payudara terdeteksi secara dini, kemungkinan untuk survive 98 persen, tapi jika sudah lanjut cuma 27 persen. Jadi jangan takut karena terdeteksi awal kemungkinan untuk sembuh lebih besar,” kata Fertina Tarasari, Sekretaris Yayasan Daya Dara Indonesia (LovePink) Indonesia.

2. Bra kawat ada kaitannya dengan kanker payudara adalah mitos belaka.

Bra adalah pakaian dalam yang berfungsi untuk menyokong payudara. Tidak ada hubungan antara bra kawat dan kanker payudara. Pemilihan jenis bra dan bahannya pun kembali kepada kenyamanan pemakai.

3. Ada makanan pemicu kanker.

Menurut ahli, tidak bisa disimpulkan bahwa makanan tertentu pasti menyebabkan kanker, karena terdapat berbagai faktor munculnya kanker payudara tersebut.

Meskipun demikian, risiko kanker dapat dihindari dengan menjaga gaya hidup sehat. Salah satunya, mengonsumsi makanan bergizi yang dimasak dengan cara  menyehatkan. Selain itu, membatasi makanan manis, makanan berlemak serta makanan yang digoreng dan dibakar.

4. Kanker payudara hanya terjadi kepada perempuan.

Umumnya kanker payudara diderita oleh perempuan, tetapi ternyata laki-laki juga bisa menderita penyakit kanker tersebut. Meskipun jumlahnya hanya sedikit yaitu 1:100 laki-laki.

Baik perempuan maupun laki-laki perlu melakukan pemeriksaan rutin payudara sendiri (SADARI) pada tanggal tertentu yang mudah diingat.

Tanda-tanda kanker payudara, antara lain payudara mengeras, terdapat benjolan kemerahan, tumbuh pembuluh darah, perubahan bentuk puting, hingga keluar cairan kuning dari puting. (*/vi/red)

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.