Pantangan Bulan Suro, Mitos atau Fakta?

Rudy Hartono - 8 July 2024
Tasyakuran perayaan 1 Suro oleh Penghayat Sapto Darmo Surabaya. (dok Sapto Darmo)

SR, Malang – Dimulainya bulan Suro seringkali diwarnai dengan mitos dan pantangan. Banyak yang percaya bahwa bulan Suro merupakan masa yang perlu diwaspadai.

Berbagai kegiatan seperti membangun ataupun pindah rumah, mengadakan pernikahan, berbicara kotor, hingga bepergian jauh, menjadi kegiatan yang dilarang selama bulan tersebut. Namun benarkah hal tersebut?

Presidium Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Kabupaten Malang Hari Nugroho menjelaskan, bulan Suro merupakan penanda dimulainya tahun yang baru.

Dalam sejarah jawa, suro mengandung makna pembersihan. Terlebih, hari peringatannya bertepatan dengan hari jumat yang sakral, baik bagi umat Islam maupun Jawa.

Selayaknya masa awal penciptaan manusia, lanjut Hari, Suro menjadi momen untuk introspeksi, mempersiapkan diri untuk menjalan hidup setahun ke depan.

“1 Suro pertama itu di hari jumat, dan tiap jumat legi selanjutnya di gelar peringatan suro sehingga menjadi keramat,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, tak heran jika Suro dipenuhi banyak pantangan. Mitos-mitos tersebut untuk menjauhkan diri dari perilaku sia-sia. Agar diri lebih fokus dan khusyuk dalam berkomunikasi dengan tuhan.

“Wajar jika kemudian muncul berbagai cerita mistis lain seperti malam jumat kliwon. Semua itu dalam rangka agar masyarakat patuh dan disiplin melakukan ritual yang diyakini memiliki nilai-nilai luhur dalam kehidupan di masyarakat jawa khususnya,” ucapnya yang menganut kepercayaan Sapto Darmo itu.

Untuk itu, kegiatan yang dianjurkan di bulan Suro adalah penyucian. Salah satunya pada malam 1 Suro yang identik dengan ritual menyucikan diri dan segala yang melekat dalam kehidupan. Seperti membersihkan rumah, memandikan benda pusaka, dan sebagainya.

“Jika 1 suro tidak digunakan untuk kegiatan bersih-bersih tersebut maka orang juga akan mengalami kesialan,” pungkasnya. (hk/red)

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.