Menteri PPPA Dorong Sinergitas untuk Perkuat Kapasitas Kelompok Perempuan Pelaku Koperasi

Yovie Wicaksono - 21 October 2020
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati (kanan). Foto : (Kemen PPPA)

SR, Bekasi – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengatakan, koperasi memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat terutama bagi ketahanan ekonomi perempuan. Namun, dalam perkembangannya masih banyak hambatan dan tantangan yang harus dihadapi oleh kelompok perempuan pelaku koperasi. 

“Sebagai gerakan ekonomi rakyat yang didasarkan atas asas kekeluargaan, koperasi bisa menjawab tantangan permodalan yang dihadapi para perempuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar bisa terus berkembang. Selain itu, koperasi juga bisa menjadi wadah untuk jaringan pemasaran, peningkatan kapasitas kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja baru hingga strategi bertahan dan bersaing dengan para kompetitornya,” ujar Bintang, Selasa (20/10/2020).

Bintang mengatakan, potensi perempuan Indonesia yang dikenal telaten, mandiri, dan pantang menyerah tentu dapat menjadi modal utama sebagai wirausaha yang sukses dan perempuan berdaya. 

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung strategi dari Kementerian Koperasi dan UKM agar membuat koperasi dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan financial technology (fintech) menggunakan program Rebranding Koperasi melalui Pendekatan Kampung Koperasi berbasis Kluster Komoditas,” ujarnya.

Ia yakin dibalik tantangan pasti ada peluang, jika perempuan bersinergi untuk mengembangkan pengetahuan dan keahlian, niscaya pasti bisa bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan yang ada saat ini. 

“Dengan menyatukan kekuatan lah, perempuan dapat memberikan sumbangsih terbaiknya demi pembangunan bangsa menuju perempuan berdaya, Indonesia maju,” ujar Bintang.

Presiden Joko Widodo sendiri telah memberikan amanat kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) untuk menjalankan 5 isu prioritas agar diselesaikan dalam 5 tahun ke depan. Salah satu isu prioritas dimaksud adalah peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan. 

“Oleh karena itu, Kemen PPPA akan terus berusaha untuk membangun sinergi, khususnya dengan organisasi-organisasi yang membawahi para pengusaha perempuan dan meningkatkan kapasitas perempuan-perempuan Indonesia dalam berwirausaha,” tandas Bintang. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.