Bupati Yani Promosikan Gresik Ramah Investasi di Forum Konferensi Internasional

Yovie Wicaksono - 19 September 2025
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, beber batik khas Sidoarjo kepada 22 delegasi negara yang hadir The 9th ICPS Kolaboraya konferensi internasional, di halaman Kantor Bupati Gresik, Rabu malam (18/9/2025). (sumber: humas pemkab gresik)

SR, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik bekerja sama dengan Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) menggelar The 9th ICPS Kolaboraya konferensi internasional di halaman Kantor Bupati Gresik, Rabu malam (18/9/2025).

Konferensi ini menjadi ajang penting untuk memperkenalkan potensi Gresik kepada dunia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama geopolitik dan investasi global.

Acara bergengsi ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, serta Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Achmad Chusnu Romdhoni.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberi sambutan di acara The 9th ICPS Kolaboraya konferensi internasional, di halaman Kantor Bupati Gresik, Rabu malam (18/9/2025). (sumber: humas pemkab gresik)

Turut hadir pula 22 delegasi dari berbagai negara di Asia, Timur Tengah, dan Afrika, di antaranya Qatar, Arab Saudi, Oman, Palestina, Yordania, Kirgizstan, Tanzania, Kazakhstan, dan negara lainnya.

Mengusung tema “Geopolitik: Indonesia Aman, Investasi Gresik Mendunia”, konferensi ini membahas peluang dan tantangan investasi di era globalisasi. Tema ini sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjadikan Gresik sebagai daerah yang ramah-investasi dan berdaya saing internasional.

Dalam sambutannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa kehadiran forum internasional ini merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah.

“Kami ingin mengenalkan Gresik sebagai daerah yang aman, terbuka, dan potensial bagi investasi. Konferensi ini adalah pintu untuk memperluas kerja sama dengan berbagai pihak dari mancanegara,” ujarnya.

Aneka tari dan budaya khas Gresik memeriahkan pembukaan The 9th ICPS Kolaboraya konferensi internasional, di halaman Kantor Bupati Gresik, Rabu malam (18/9/2025). (sumber: humas pemkab gresik)

Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Achmad Chusnu Romdhoni menekankan pentingnya resiliensi dalam menghadapi dinamika global.

“Isu resiliensi menjadi salah satu fokus penting dalam membangun kesiapan daerah dan bangsa menghadapi tantangan geopolitik. Saya harap ini menjadi pintu masuk untuk menjalin kerja sama yang lebih erat antara Universitas Airlangga dan Pemerintah Kabupaten Gresik,” ungkapnya.

Acara ini turut menampilkan penampilan massal ratusan penari dari Ikatan Guru Taman-Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) yang membawakan tarian tradisional “Siwalan”, sebuah tarian khas Gresik yang sarat nilai budaya. Penampilan ini menjadi simbol sambutan hangat masyarakat Gresik kepada para delegasi internasional. (*/red)

 

 

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.