Menko PMK Minta Perguruan Tinggi di Jatim Bantu Penanganan Covid-19

Yovie Wicaksono - 6 July 2020
Menko PMK Muhadjir Effendy, Menkes Terawan Agus Putranto, Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo, bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menggelar rapat virtual dengan 58 PTN/PTS se-Jatim, Minggu (5/7/2020). Foto : (JNR)

SR, Surabaya – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy meminta agar seluruh Perguruan Tinggi di Jatim turut membantu percepatan dan penanganan Covid-19 di Jatim. Baik melalui inovasi-inovasi sains dan akademik, maupun peranan dalam menyampaikan informasi dan komunikasi kepada masyarakat. Hal ini mengingat semakin tingginya jumlah kasus Covid-19 dengan tren yang cukup signifikan.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat virtual atau video conference dengan 58 Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jatim, Minggu (5/7/2020), yang juga dihadiri Menteri Kesehatan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gugus Tugas Nasional) Doni Monardo, bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

“Saya minta peran serta universitas, baik negeri maupun swasta untuk bersama-sama menanggulangi Covid-19, sebagaimana akademisi merupakan bagian dari komponen pentaheliks atau gotong royong, dalam penanggulangan bencana, sesuai yang dimarwahkan oleh Ketua Gugus Tugas sekaligus Kepala BNPB, Pak Doni Monardo,” ujar Muhadjir Effendy.

Menurutnya, pemerintah pusat telah menunjuk ketua Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan) Marsekal Muda TNI Imran Baidirus untuk berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dalam penanganan Covid-19.

Dijelaskan, pemerintah pusat telah memberikan penekanan dua hal dalam penanganan Covid-19. Pertama, mengintensifkan fasilitas dan pelayanan kesehatan, hal ini dilakukan untuk menekan angka Covid-19 di Jatim.

Kedua, yaitu membantu pemerintah untuk memperluas pelaksanaan tes PCR swab atau rapid test. Maka itu pihaknya mengundang PTN dan PTS di Jatim yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang kesehatan dan terdapat Laboratoriumnya yang bisa digunakan oleh pemerintah untuk melaksanakan tes PCR tersebut.

“Pak Menkes RI juga sudah siap membantu fasilitas alatnya dan juga dari pak ketua Satgas gugus tugas juga siap memberikan fasilitasnya juga kepada PTN dan PTS di Jatim untuk membantu penanganan Covid-19 ini,” terangnya.

Muhadjir Effendy berharap, PTN/PTS se-Jatim juga bisa membantu pemerintah mensosialisasikan ke masyarakat untuk tetap menerapkan dan menaati protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, cuci tangan, serta pola hidup sehat. 

Dengan adanya bantuan sosialisasi tersebut, diharapkan kasus Covid-19 di Jatim bisa turun 50 persen.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih kepada Menko PMK, Menkes, dan Ketua Gugus Tugas Nasional yang telah berkunjung ke Jatim. Hal ini membuktikan penguatan kembali pemerintah pusat kepada Jatim dalam penanganan Covid-19.

“Apa yang menjadi catatan dari Rektor tadi bisa menjadi masukan pemerintah dalam penanganan dan percepatan Covid-19 di Jatim. Begitu juga dukungan dari pemerintah pusat mulai trace (lacak), test (uji), dan treat (penanganan) atau 3T yang sudah diberikan di Jatim ini dapat membantu percepatan proses penyembuhan dan angka kematian pada pasien Covid-19 di Jatim. Sekali lagi terima kasih untuk semuanya,” ujar Khofifah usai menutup pertemuan rapat virtual dengan PTN/PTS di Gedung Negara Grahadi. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.