Menilik Filosofi Megengan, Tradisi Jelang Ramadan

Yovie Wicaksono - 2 April 2022
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono (tengah), dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dalam megengan online yang dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (23/4/2020). Foto : (Youtube Masjid Al Akbar Tv)

SR, Sidoarjo – Ada beragam tradisi yang dilakukan umat Islam untuk menyambut datangnya bulan Ramadan. 

Di pulau Jawa misalnya, masyarakat akan berbondong-bondong melangsungkan megengan lengkap dengan apem untuk dibawa ke masjid atau mushola terdekat.

Lalu apa sebenarnya Megengan itu? 

Menurut Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Jawa Timur Nonot Sukrasmono, megengan adalah tradisi yang kerap dilakukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sebagai simbol syukur menyambut datangnya Ramadan. 

Kata Megengan, berasal dari Bahasa Jawa megeng yang artinya menahan, yakni menahan hawa nafsu, marah, dan menahan yang bersifat buruk.

“Jadi disambut dengan megengan, untuk mengingat bahwa di bulan Ramadan ini kita diwajibkan mengendalikan segala bentuk hawa nafsu selama puasa,” ujarnya, Sabtu (2/4/2022).

Konon, tradisi ini awalnya dipopulerkan oleh Sunan Kalijaga yang diakulturasikan dengan budaya Jawa asli yakni selamatan atau kenduri.

Karena itu, kegiatan yang biasanya dilakukan sehari menjelang puasa ini, identik dengan masyarakat yang berkumpul bersama, berdoa dan diakhiri dengan membagikan apem ke satu sama lain.

“Masyarakat Jawa itu sangat tinggi budaya syukurnya. Jika mendapat rezeki selalu bersyukur, mendapat musibah pun juga berdoa ingat Tuhannya,” ucapnya.

Apem sendiri, tidak hanya sebagai pelengkap, melainkan memiliki arti yang mendalam. Kata apem berasal dari Bahasa Arab afum yang artinya maaf.

Sehingga diharapkan, sebelum puasa, umat Islam saling meminta maaf kepada sesama dan tidak menyimpan sakit hati maupun rasa benci.

“Jadi disitu masyarakat berlomba sedekah atau selamatan dalam bentuk apem. Karena apem juga bentuk dari permintaan maaf,” pungkasnya. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.